Oleh: pondokquranhadis | Juli 24, 2010

AL-QURAN DAN EVOLUSI MAKHLUK HIDUP

AL-QURAN DAN EVOLUSI

MAKHLUK  HIDUP

Oleh: Imam  Muchlas

I. S.24 An-Nur 45

وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِنْ مَاءٍ فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَى بَطْنِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَى رِجْلَيْنِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَى أَرْبَعٍ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ(45)(النور)

II. Artinya:

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”(S.24 An-Nur 45).

III. Tafsir&Analisa

A.. Tema&Sari Tilawah

(1)  Allah adalah Maha Pencipta.

(2) Makhluk ciptaan Allah itu  ada yang benda mati ada yang makhluk hidup.

(3)  Allah menciptakan makhluk hidup berasal dari air.

(4)  Makhluk hidup ini ada yang berjalan diatas perut.

(5)  Ada yang berjalan diatas kaki, ada yang berkaki dua.

(6)  Ada yang berkaki empat.

(7) Allah menghendaki bagimanapun juga yang diinginkan oleh  Allah.

(8)  Allah itu Maha Kuasa terhadap apa saja.

B. Masalah &analisa jawaban

1.Bagaimanakah sejarah perkembangan alam semesta itu?   Jawaban sementara: Penciptaan alama menurut Allah ialah melalui firman Takwiniyah “KUN” . Menurut Ilmuwan Fisika: Melalui Big Bang dan perkembangannya.

2.Bagaimana  urutan penciptaan makhluk hidup, menurut teori Darwin?   Jawaban sementara: Berkembang dari benda materi, ke tumbuh-tumbuhan, ke makhluk hewan kemudian makhluk manusia.

3.Bagaimana penciptaan makhluk selain benda mati dan   makhluk hidup? Jawaban sementara: Dari elektron tidak membentuk atom tidak menjadi materi  yang dapat diserap oleh alat indrawi manusia.

C.  Pendalaman dan penelitian

BAB SATU

Sejarah perkembangan alam semesta

@ Teori Big Bang,

Berdasarkan pemahaman atas Al-Quran s41a11-12, s65a12, s11a7, s35a41,s21a104 dikaitkan dengan s21a30, s51a47,  maka Ahmad Baiquni Prof,MSc, PhD, spesialis ilmu atom pertama Indonesia itu dalam bukunya Al-Quran & Iptek (1994:40) mendukung Big Bang Theory bahwa sekitar 15 milyard tahun yang silam alam semesta ini bermula dari  dentuman yang keras sangat mengerikan dari satu titik singularitas dalam suhu yang tiada tara panasnya. Sehingga Nucleus, proton, neutron, atom dan apa saja tidak tahan terhadap temperatur itu, maka  semuanya terurai menjadi zarah materi  yang tidak pernah dikenal dalam alam kita yang sudah mendingin ini. Ledakan yang maha dahsyat  itu disusul dengan terwujudnya materi, ruang, waktu dan energi dari satu titik singularitas. Kemudian dari panas berubah menjadi dingin dari dingin ini tiba-tiba dalam waktu sepuluh pangkat minus 34 meloncat  panas lagi  menjadi seribu trilyun-trilyun derajat Celsius, 1000 trilyun-trilyun derajat. Akibatnya terjadilah penyebaran dan ekspansi atau pengembangan alam semesta, memencarkan 100 milyard galaksi, masing-masing galaksi 100 milyard bintang 10.000 milyard bintang, jumlahnya 1000 milyard-milyard bintang bagaikan balon kanak-kanak yang ditiup dan terwujudlah jagad  raya alam dunia ini. Dalam hal ini Allah berfirman dalam Al-Quran s.88a17-20, s51a47,s21a30.

Perlu direnungkan disini pernyataan Ahmad Baiquni bahwa sebelum terjadi Big Bang (Dentuman yang Mengerikan) ini: i) Tidak ada materi; ii) Tidak ada ruang; iii) Tidak ada waktu: iv) Tidak ada energi. Kami penulis menambahkan: v)Yang ada hanya Allah yang serba Maha dan Absolut Maha, tidak ada Yesus, tidak ada Budha Gautama, tidak ada tuhan-tuhan mana saja   kecuali Allah لااله الا الله

Al-Quran adalah kitab yang bersifat universal, abadi, semua tempat dan seluruh umat manusia, sehingga ayat-ayatnya bersifat umum  tidak menjelaskan sangat rinci yang kecil-kecil apa yang ada di dunia. Untuk sejarah perkembangan alam semesta hanya ada beberapa ayat yang samar-samar diduga dapat memberi percikan ilmu  tentang sejarah alam semesta  ini yaitu:

إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ(3)(يونس)

Artinya: “Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa`at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran”(S.11 Hud 3)(S.7 Al-A’raf 54, S.11 Hud 7).

الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ الرَّحْمَنُ فَاسْأَلْ بِهِ خَبِيرًا (الفرقاان 59)

Artinya: “Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia”(S.25 Al-Furqan 59)(S32 As-Sajdah 4, S.50 Qaf 38).

Menurut kaum fisikawan maka benda pertama kali wujud ialah apa yang mereka namakan Titik Singularitas, atau Oeratom ada yang mengatakan Ylem, dari Ylem ini lalu terbentuk jagad raya, yang tediri dari  100 milyar galaksi bahkan lebih, tiap galaksi terdiri dari 100 milyar bintang. Salah satu dari 100 milar galaksi itu ialah Bima Sakti, yaitu galaksi kita ini berada.  Tahun 1929 Edwin Habble menyatakan bahwa semua galaksi berjalan menjauhi kita dengan cara dan ukuran tertentu. Tahun 1930 Georges Lamaitre menyatakan bahwa dari ledakan yang terlalu hebat menurut Teori Big-Bang, maka terlemparlah semua pecahannya ke segala penjuru. Galaksi Bima Sakti kita ini garis tengahnya = 1.00.000.000 000. tahun Cahaya(Seratus milyar tahun Cahaya  Km)(Satu detik=300.000 Km), Jadi garis tengah Galaksi Bima Sakti ialah 100 milyar kali 60x60x24x30x12x300 000 Km. Di samping bintang-bintang yang tidak dapat dihitung, anggota Galaksi Bima Sakti tersusun dari planet-planet yang terkenal hanya beberapa planet dengan situasi-kondisinya sebagai berikut.

Angka perbandinganJarak, garis-tengah, kepadatan,jarak ke matahari,putaran pada sumbu

Bintang     Planet Jauh dari ma tahari =Km Diameter     Kilometer Padat

Air=1

Mengitari

Matahari

Sekali  berputar
Bintang ————— 1.392.000K 1,4 ———— 15,38hr
Bulan ————— 3.476Km 3,34 ———— 27, 32hr
Merkuri 56jutaKm 4.850Km 5,4 58hari 59,   hari
Venus 108 juta 12.140Km 5,2 224hari 244hari
Bumi 150jutaKm 12.756Km 5,52 365,25hari 23jam56m
Mars 228jutaKm 62.790Km 3,9 687hari 24jam37m
Jupiter 778jutaKm 142000Km 1,34 11,9hari 9jam50m
Saturnus 1.427jutaKm 120.200Km 0,70 29,5tahun 10jam14m
Uranus 2.870jutaK 49.000Km 1,58 84tahun 10jam49m
Neptuns 4.497jutaK 50.200Km 2,3 164,8th 15jam48m
Pluto 5.900jutaK 6.400Km —— 247,7th 153jam

*) Keith Wicks”Bintang&Planet,1985,h.18.

~Jam ukuran waktu manusia di Bumi didasarkan atas jam matahari (Satu kali putar Bumi mengelilingi Matahari=365,25 hari=satu tahun).

~ Pluto  satu kali putar mengelilingi  matahari  lamanya=247,7tahun.  ~ Mermuri  satu kali mengelilingi matahari 58 hari.

Dari catatan ini  timbul pertanyaan: Bagaimana jika jam manusia di dunia ini  diukur dan dihitung  dengan ukuran kecepatan jalannya Pluto? Jawabnya: Umur kita harus dibagi 247,7. Tetapi jika perhitungan waktu didasarkan atas  berputarnya  Merkuri, maka umur kita harus dilipatkan  6,35 (Asal dari  365,25 dari jam matahari dibagi 58 jam Merkuri).

2. Sejarah perkembangan planet bumi

Sejarah perkembangan planet bumi dari jaman ke jaman ialah sebagai berikut:

I.Waktu Plestosin = 10.000 juta tahun sampai 2.000 juta tahun              dinamakan dengan  Jaman Paleosoikum yang terbagi dalam beberapa masa, yaitu:

1..Masa Kambrium 600-500 juta tahun

2..Masa Ordovisum 500-440 juta

3..Masa Silur 440-400 juta tahun

4.Masa Devon 400-350 juta tahun

5.Masa Karbon 350- 270 juta tahun

6..Masa Perm  270-225 juta tahun

II. Jaman  Tersier-Mesosoikum terbagi dalam 3 masa.

1.Masa Trias 225-180 juta tahun

2.Masa Jura   180-135 juta tahun

3..Masa Kapur 135-70 juta tahun

III. Masa Kwarter terbagi dalam beberapa waktu:

1.Waktu Paleosen 70-60 juta tahun

2.Waktu Eosen  60-40 juta tahun

3.Waktu Oligosen 40-25 juta tahun

4.Waktu Miosen  25-10 juta tahun

5.Waktu Pliosen  10-2 juta tahun

@Keith Wick dalam bukunya   Planet Bumi (1985:10) mencatat sebagai berikut:.

i.Sekitar 4.500 juta tahun bumi terbentuk dan masih berwujud lautan api  cairan (lava) batu-batuan dan gas menyala meleleh mendidih (seperti jenang) dodol, tetapi makin lama makin berkurang panasnya terakhir menjadi dingin.

ii.Sekitar 3000 juta tahun yang lalu, makhluk hidup mulai tumbuh di laut, yaitu ganggang laut.

iii.Dari ganggang laut terbentuk zat asam, zat asam oleh sinar matahari dibentuk atmosfir ozon, tugasnya menyerap sinar wungu matahari (berbahaya).

iv.Bumi mengalami proses pembentukan calon laut calon daratan, calon gunung, daratan, danau,  sungai dan yang lain.

v..Zat asam menghembuskan zat hayat ke dalam planet bumi

vi.Dalam jangka yang cukup lama maka bumi menjadi dingin vii.Dalam jangka waktu tertentu maka sebagian-bumi tertutup Es

viii.Es yang mencair membentuk lautan ataupun danau serta sungai dan bengawan

ix.600 juta tahun yang lalu air laut menyerbu daratan, lalu amfibi timbul di laut

x.Diduga dalam 500 juta tahun awal sejarah bumi, dia mengalami perubahan dan pergolakan  iklim yang hebat

~350 juta tahun yang lalu, tumbuh serangga dan binatang darat

xi.140 juta tahun yang lalu peta bumi mulai  berbentuk seperti sekarang

~35 juta tahun silam merupakan jaman terakhir ES menutupi bumi utara.

~ 25 juta tahun yang lalu, manusia kera nenek moyang manusia  muncul,  lalu Dinosaurus  lenyap, muncul burung

.

B A B     D   U   A

1.Proses kejadian makhluk hidup

Menurut  Big Bang Theory, alam semesta pada awalnya berwujud benda atau materi yang sangat panas, sehingga tidak mungkin mengandung zat hayat artinya tidak ada kehidupan sama sekali. Pecahan-pecahan dari Big Bang itu pada awalnya panas sekali, bumi sebagai pecahan itu makin lama makin dingin, bahkan pernah bumi tertutup dengan salju.

Melalui gempuran C14 atau Radio carboon dan elektron dari sinar kosmis, dengan bantuan sinar matahari dan air, maka elektron dari atom yang digempur terlepas digantikan oleh elektron sinar kosmis lalu  terbentuklah Protoplasma, yaitu  persenyawaan protein (persenyawaan atom C, N, O, H, S, Ph). Elektron sinar kosmis dapat dinamakan roh perantara, yaitu pembawa unsur yang mengandung beberapa sebab: 1) Causa finalis (sebab tujuan); 2) Causa formalis (sebab bentuk); 3) Causa foluntaris (sebab kemauan); 4) Causa generis (sebab berkebang biak), Gempuran oleh elektron dari sinar kosmis  kepada atom  yang ada di jagad raya ini tidak sekaligus semua unsur tetapi melalui proses urut yang pertama, lalu kedua, ketiga dan seterusnya dan masing-masing memakan waktu yang terlalu lama  Dalam jangka waktu yang terlalu lama akhirnya terbentuklah makhluk hidup di alam semesta. Benda mati yang menjadi hidup yang paling awal ialah lumut. Dengan gempuran sinar kosmis yang terbawa oleh C-14 atau radio-carbon  yang mengandung unsur  sebab bentuk, sebab kemauan, sebab berkembang biak dan sebab mutasi membentuk makhluk tumbuh-tumbuhan menjadi makhluk hewan dan seterusnya terakhir dengan causa rasionalis (sebab budi) maka terbentuklah makhluk manusia yang berakal cerdas.

2.  Sejarah dan perkembangan makhluk

Afzalurrahman dalam bukunya Quranics Science mencatat seluruh ayat yang dapat dikelompokkan ke dalam 30 cabang disiplin ilmu (IPTEK), di sana terdapat disiplin ilmu Hukum Kausalitas, Kosmologi, Fisika, Sejarah, Geografi, Geologi, Biologi,Botani, Zologi,Pertanian, perkebunan, Arkeologi, Edukasi, Ilmu Fisika, Kedokteran.

Ayat Al-Quran yang sangat penting  berkaitan dengan masalah  bahwa  kejadian makhluk hidup itu berasal dari air  tercatat dalam ayat-ayat berikut:

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا(هود 7)

Artinya: “Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah `Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya”(S.11 Hud 7).

وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ(30)(الانبياء)

Artinya: “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”(S.21 Al-Anbiya` 30).

Rasulullah Saw. dalam kaitan ini beliau bersabda sebagai berikut:

عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ إِنِّي عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ جَاءَهُ قَوْمٌ  قَالُوا قَبِلْنَا جِئْنَاكَ لِنَتَفَقَّهَ فِي الدِّينِ وَلِنَسْأَلَكَ عَنْ أَوَّلِ هَذَا الْأَمْرِ مَا كَانَ قَالَ كَانَ اللَّهُ وَلَمْ يَكُنْ شَيْءٌ قَبْلَهُ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ ثُمَّ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ وَكَتَبَ فِي الذِّكْرِ كُلَّ شَيْءٍ (رواه البخاري6868)

Artinya: “Dari ‘Imran ibnu Hashin, dia berkata: “Aku bersama Nabi Saw. ketika datang suatu rombongan, mereka berkata: “Kami menghadap kepada Nabi Saw  ingin memperdalam peelajaran  agama dan kami ingin bertanya tentang asal usul perkara ini yang paling awal. Beliau bwersabda: “Allah itu wujud yang  tidak ada apa-apa sebelumnya, kemudian Allah menciptakan langit dan bumi dan Allah menulis segala sesuatunya dalam sebuah simpanan (ingatan)”(HR Bukhari no.6868).

يَاأَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِنَ الْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنْ مُضْغَةٍ مُخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِنُبَيِّنَ لَكُمْ وَنُقِرُّ فِي الْأَرْحَامِ مَا نَشَاءُ إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى وَمِنْكُمْ مَنْ يُرَدُّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنْ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْئًا وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ (الحج5)

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah(S.22 Al-Hajji 5).

وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا (الفرقان54)

Artinya:” Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa”(S.25 Al-Furqan 54). Lihat pula ayat berikut: S.41 Fushshilat 9-11, S.51 Adz-Dzariyat 49, Al-Baqarah 117, S.50 Qaf 38, S.79 An-Nazi’at 27-28, Al-Mu’minun 112.

Ayat Al-Quran menyebut secara samar-samar sedikit informasi tentang evolusi dari  hewan yang sederhana dengan hewan yang lebih maju, yaitu apa yang tercatat dalam pokok bahasan uraian semua ini:

Artinya:     “Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”(S.24 An-nur 45).

Darwin sebenarnya bukan penemu teori Evolusi, karena  percikan-percikan pendapat itu  sudah lama dikemukakan para filosuf, yaitu:

a.Thales (548SM) pernah mngatakan bahwa air itu menjadi ibu yang melahirkan semua saja yang hidup dan memeliharanya.

b.Herakleitos menyatakan bahwa segala sesuatu itu bergerak dan berubah menjadi wujud lain.

c.Arestoteles menyatakan bahwa  ada peningkatan dari tumbuh-tumbuhan meningkat ke tumbuh-tumbuhan setengah  binatang, menjadi binatang, dari binatang menjadi  manusia.

d.Kakek Darwin, yaitu Erasmus dalam bukunya Zoonomi mencatat bahwa  berjuta-juta tahun yang silam semua binatang  yang berdarah panas berasal dari serat jaringan yang hidup.

e.Pada pertengahan abad ke-19 berkembang meluas faham Evolusi, yaitu:

.Makhluk hidup sekarang ini juga mencakup manusia berasal dari makhluk hidup yang paling sederhana.

g.Semua makhluk hidup mempunyai rangkaian peningkatan bentuk dari anggota yang sederhana ke bentuk yang beranggota tubuh yang lebih sempurna. Ini dibuktikan oleh Ilmu Geologi dan sejarah Paleoontologi

Jean Baptiste (1744-1829) seorang pendahulu pakar evolusi mengemukakan teori berdasarkan penelitiannya bagaimana asal usul dan tumbuh kemudian berkembangnya makhluk hewan dari yang paling sederhana meningkat ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu sebagai berikut:

i. Poliep, makhluk hewan yang paling sederhana nyaris tidak dapat dibedakan poliep dari tumbuh-tumbuhan, dia tidak mempunyai indra, alat pernafasan, alat peredaran darah sampai alat kelamin tidak mempunyai serta tidak mempunyai bentuk.

ii. Radiata, mempunyai bentuk bulat, tidak mempunyai panca indra, dan alat pernafasan, tidak mempunyai kepala, kaki dan alat peredaran darah.

iii  Cacing, tidak mempunyai alat penglihatan, tanpa alat pendengar,  tidak mempunyai lidah.

iv.Serangga, mempunyai alat kelamin.

v.Laba-laba, mempunyai alat pernafasan, tetapi tidak mempunyai  jantung dan pembuluh darah.

vi.Tiram, mempunyai jantung

vi.Cacing laut (Zeewormen)  bernafas  dengan jantung,  letaknya di dalam kulit.

vii. Lembik, tidak mempunyai tulang punggung, tetapi mempunyai ingsang, otak dan urat syaraf.

(Semua jenis makhluk no. 1-s/d-7 tidak mempunyai tulang punggung,  paru-paru untuk bernafas, darah, selaput pelangi pada mata).

viii.Ikan, mempunyai kepala, tulang punggung, juga syaraf, sirip. otak, tetapi tidak mempunyai paru-paru tetapi mempunyai ingsang, tidak mempunyai suara, tidak ada kelopak mata, tidak mempunyai leher untuk bergeleng-geleng.

ix.Reptil, mempunyai jantung, darah dingin, paru-paru, tulang punggung, otak, urat syaraf, berjalan dengan kaki.

x.Burung, mempunyai kecerdasan, kecakapan, jantung, darah panas, berkembang biak melalui telur.  bisa  bergeleng kepala ke kana dan ke kiri, mata  berkedip membuka dan menutup, berjalan kaki, terbang dengan sayap.

xi.Binatang menyusui,  mempunyai kecerdasan, kecakapan, tulang punggung, kepala dapat bergeleng, berkedip dengan telapuk mata, mempunyai rongga badan, berjantung berbilik dua, berdarah panas, berkembang biak dengan alat kelamin.

xii.Kera termasuk binatang setingkat dengan binatang menyusui, mempunyai bentuk yang sudah mendekati bentuk manusia. Dan faktor yang membedakan kera  dari manusia ialah bahwa ukuran otak kera lebih kecil dan otak manusia lebih besar dan manusia dapat menerima hidayah Allah.

B A B   T   I   G   A

Penciptaan makhluk halus

Al-Quran memberikan peringatan kepada manusia (S. Al-An’am 6a92)  supaya merenungkan apa yang ada di bumi bahkan kepada dirinya sendiri (S.51 Adz-Dzaiyat 20-21);Mamusia supaya belajar Ilmu Jiwa (S.17 Al-Isra`85); Supaya direnungkan bahwa Allah itu sangat dekat kepada diri manusia lebih dekat dari pada urat nadi manusia sendiri (S.50 Qaf 16)

@ Kejadian makhluk halus

Jin itu diciptakan Allah dari api yang sangat panas, maka iblis dan malaikat itu diciptakan Allah dari  asal yang mirip dengan jin, yaitu dari cahaya api. Ibnu Taimiyah dalam kitab Al-Fatawa mengutip pendapat para ulama bahwa malaikat itu oleh Allah diciptakan  dari nur atau cahaya. Jika seandainya faham ini dapat diterima maka malaikat itu diciptakan dari sinarnya api,  sedangkan jin dibuat dari materi apinya, maka Dr Paryana dari Akademi Metafisika Yogya mengatakan bahwa roh manusia itu  diciptakan dari bahan yang mirip dengan makhluk jin  yaitu sejenis elektron  daya kerja yang berputar-putar mengelilingi proton di dalam atom, karena kecepatan geraknya maka yang terlihat adalah  sinar. Jika pendapat ini dapat diterima maka dispekulasikan bahwa semua  makhluk halus itu  diciptakan Allah dari sinarnya api  tersebut sangat mirip dengan asal usul kejadian malaikat. Memang tidak gampang  mencari catatan Al-Quran tentang soal dari apa malaikat dan roh itu diciptakan oleh Allah dari apa. Di sana hanya kita temukan bahwa  roh Adam itu roh dari-KU (Allah) S.15 Al-Hijr 29; ;S.38 Shad 72;S.32 As-Sajdah 9 semua menggunakan istilah dari roh-Ku (Allah) tidak menggunakan istilah menciptakan.

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ(29)(الحجر)

Artinya: “Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud”(S.15 Al-Hijr 29).

فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِنْ رُوحِي فَقَعُوا لَهُ سَاجِدِينَ(72)(ص)

Artinya: “Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan) Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya”(S.38 Shad 72).

ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِنْ رُوحِهِ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ(9)(المؤمنون)

Artinya: “Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) –Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur”(S.23 Al-Mu`minun 9).

@ Allah menyebut-nyebut bahwa roh Nabi ‘Isa itu dari Allah S.4 An-Nisa`171, ;Roh Nabi ‘Isa itu dari Roh Kami (Allah) S.66 At-Tahrim 12 dan Roh  Nabi ‘Isa itu dari Roh Kami (Roh dari Allah) S.21Al.anbiya` 91 semua menyebutkan bahwa roh tersebut dihembuskan tidak memakai istilah “menciptakan” tidak menjelaskan diciptakan dari bahan apa.

يَاأَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلَّا الْحَقَّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلَا تَقُولُوا ثَلَاثَةٌ انْتَهُوا خَيْرًا لَكُمْ إِنَّمَا اللَّهُ إِلَهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَكَفَى بِاللَّهِ وَكِيلًا(171)(النساء)

Artinya: “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, `Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara”(S.4 An-Nisa` 171).

وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِنْ رُوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ(12)(التحريم)

Artinya: “dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang ta`at”(S.66 At-Tahrim 12).

وَالَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهَا مِنْ رُوحِنَا وَجَعَلْنَاهَا وَابْنَهَا ءَايَةً لِلْعَالَمِينَ(91)(الانبياء)

Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh) nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam”(S.21 Al-Anbiya`91).

Perlu diingat bahwa masalah sesuatu yang dinisbatkan kepada Allah, menurut Ibnul Qayyim harus dilihat dari segi apakah yang dinisbatkan itu berupa sifat atau bukan sifat. Jika sesuatu yang dinisbatkan kepada Allah itu sifat maka dia itu lengket kepada Zat Allah, tetapi jika yang dinisbatkan itu bukan sifat maka dia itu makhluk diluar Zat Allah. Oleh karena itulah maka roh yang dinisbatkan kepada Allah itu bukan sifat maka roh itu adalah makhluk sama sekali bukan bagian dari Zat Allah. Kaum Nasrani yang mendewa-dewakan Nabi ‘Isa itu bagian dari Tuhan adalah keliru, sebab tidak ada sesuatu makhluk bagamanapun juga yang dapat menjadi bagian dari Zat Allah barang siapa menempelkan suatu makhluk kepada Zat Allah dia musyrik akan masuk neraka jahanam kekal abadi.

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ (34)(البقرة)

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir”(S. Al-Baqarah 34)

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ أَفَتَتَّخِذُونَهُ وَذُرِّيَّتَهُ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِي وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّ بِئْسَ لِلظَّالِمِينَ بَدَلًا(50)الكهف)

Artinya:  “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zalim”(S.18 Al-Kahfi 50).

@ Allah itu menciptakan sesuatu cukup dengan lafal “KUN”

Dalam menciptakan apa saja mencakup dalam menciptakan Nabi ‘Isa dan Nabi Adam, maka Allah cukup dengan firman-Nya “KUN” (Jadilah kau) ditegaskan Allah dalam Al-Quran diulang sampai 11 kali, yaitu dalam s2a117, s3a47, s3a59, s6a73, s7a144, 15a98, s16a40, s19a35, s36a82, s39a66 dan s40a68.

إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ(59)الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْمُمْتَرِينَ(60)(ال عمران 59-60)

“Sesungguhnya misal (penciptaan) `Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. (Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu”(S.3 Ali ‘Imran 59-60).Wallahu a’lamu bi sh-shawab.Amin!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: