Oleh: pondokquranhadis | Oktober 21, 2011

Analisa hadis Shalat Tasbih

No.08Ag4                                                                                                    Tafsir  Tematis Kontemporer

 

Analisa Shalat Tasbih

# Kitab Mushannaf ‘Abdur Razzaq (3h124) mencatat bahwa hadis shalat Tasbih dishahihkan oleh Shahih Ibnu Khuzaimah (2h223); Imam Al-Albani menyatakan Hasan karena ada hadis musyahid yang memperkuat riwayat Sunan Abu Dawud itu; Kitab Subulus-Salam.

# Ibnu Khuzaimah (4h442)  dalam shahihnya no.1149 meriwayatkan hadis shalat Tasbih melalaui jalur ‘Ikrimah-Ibnu ‘Abbas.

# Kitab Tanzihusy-Syari’ah (2h106) Abu Dawud  mengatakan hadis yang paling shahih dari shalat Tasbih ialah yang diterima oleh Ibnu Ma’in, Nasa`i, Ibnu Hibban, (Bukhari mentakhrij dalam bab Qiraat).

Sebaliknya Al-‘Uqaili menyatakan tidak ada yang shahih tidak ada yang hasan terutama nama Shidqah bin .Yazid, Musa bin ‘Abdul ‘Aziz dan Musa bin ‘Abdul Aziz yang dinilai Tsiqqah oleh Ibnu Ma’in, Nasa`i, para ulama menilai shahih atau hasan.

            Yang menilai shahih atau menilai hasan Ibnu Mandah, Al-Khathib, As-Sam’ani, Abu Musa  al-Madini, Abul Hasan al-Mufadhdhal, Al-Mundziri, Ibnush-Shalah, An-Nawawi, As-Subki.

     Ad-Dailami  mengataan  bahwa shalat Tasbih memuji hadis  itu shahih, demikian juga Daraquthni, Baihaqi, Muslim, Al-Hakim. Ibnu Hajar. Daraquthni meriwayatkannya yang nilainya hasan. ‘Abdul ‘Aziz bin Abi Dawud mengatakan siapa ynag ingin masuk surga harus shalat Tasbih.

# Kitab Minhajus Sunnah (7h238) mencatat Shalat Tasbih ada 2 masalah, yang lebih kuat ialah dusta,  Ahmad bin Hanbal mengatakannya makruh karena hadisnya cacat, pengikut madzhab Maliki,  Hanafi, Syafi’i,  melainya mustahap.

# Kiab Syarhus Sunnah (3h439) menukil hadis Tasbih riwayat Abu Dawud  yang berumber dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas dengan fadhilahnya. Ibnul Mubarak ditanya soal shalat Tasbih mengatakan bacaan Tasbih sebelum dan sesudah Al-Fatihah masing-masing 15 kali sebelum berdiri tidak usah, tetapi 300 kali harus dipenuhi.

# Al-Ba’its  ‘ala Inkaris Sunnah (1h66) membolehkan membaca ayat dan Tasbih banyak-banyak di dalam shalat berdasarkan hadis .shalat.

#Dikutip pula bahwa slata Tasbih dinamakan Shalat Ar-Raghaib yang disyari’atkan  karena banyaknya sunat yang disukai.

#Dalam Shahih Ibnu Khuzaimah (2h223) tercatat no.1216 hadis shalat Tasbih bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Imam Al-Albani menyatakannya Dha’if, tetapi ada musyhid yang memperkuat dari Sunan Abu Dawud.

# Al-Mustadrak Al-Hakim  (3h214) no.1140 meriwayatkan hadis itu melalui sumber Anas bin Malik  dari Ummu Sulaim melalui sanad ini shihih menurut syarat Muslim dengan musyahidnya lewat Al-Yamaniyyin. Di halaman lain (1h462) no.1191 mencatat hal yang sama.

# Sunan Baihaqi  al-Kubra (3h51) no.680 meriwayatkan hais tentang 10 rakaat shalat Tathawwu’ -Nabi Saw  dan shalat Tasbih yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. (10 rakaat, yaitu:4 seebelum Zhuhur, 2sesudahnya, 4 sebelum ‘Ashar).

# Kitab Mushannaf ‘Abdur Razzaq (3h124) mencatat bahwa hadis shalat Tasbih dishahihkan atau hasan oleh Ibnu Mandah, Al-Hakim, Al-Mundziri, Ibnush Shalah.

 

       Yang menyatakan mustahab ialah ulama Syafi’iyah berdasarkan hadis dari Ibnu ‘Abbas dengan mutabi’ oleh  hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Rahawaih, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim, karena ada Mutab i’ yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani, Abu Nu’aim, Ath-Thabrani lewat Abul Jauza` dan Daraquthni  dengan 6 jalur.

#KItab Al-Fawaidul Majmu’ah tulisan Ay-Syaukani (1h19) meriwayatkan hadis shalat Tasbih jalur Al’Abbas diriwayatkan oleh Daraquthni marfu’ lewat Ibnu ‘Abbas dan Abu Rafi’, Ad-Dailami juga meriwayatkannya.

# Ibnu Hajar menilai ( لا بأس بإسناد حديث ابن عباس وهو من شرط الحسن فإن له شواهد تقويه) “Tidak ada masalah”

#Kitab Shahihut Targhib wat-Tarhib (1h165) menilai hadis shalat Tasbih melalui jalur ‘Ikrimah-Ibnu ‘Abbas Shahih li Ghairihi (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Al-Hafizh mengatakan hadis telah diriwayatkan melalui jalur yang banyak oleh Jamaah dari Sahabat yang dinilai shahih. Muslim bin Hajjaj mengatakan bahwa tidak ada yang lebih baik dari pada jalur lewat Ibnu ‘Abbas-‘Ikrimah ini.

# Kitab Shahih&Dha’if Sunan Turmudzi (1h481) ada tercatat dua jalur: 1) Dari Anas – Ummu Sulaim. 2) Ibnu ‘Abbas-Abu  Rafi’  maka Imam Al-Albani menilai hasan.

# Kitab  Tanzihusy Syari’ah (2h107) mencatat bahwa Adz-Dzahabi yang sanadnya lewat Ibnu ‘Abbas bernilai hasan.

# Kitab Tanzihusy-Syari’ah (2h106) Abu Dawud  mengatakan hadis yang paling shahih dari shalat Tasbih ialah yang diterima oleh Ibnu Ma’in, Nasa`i, Ibnu Hibban, (Bukhari mentakhrij dalam bab Qiraat).

            Yang menilai shahih atau menilai hasan Ibnu Mandah, Al-Khathib, As-Sam’ani, Abu Musa  al-Madini, Abul Hasan al-Mufadhdhal, Al-Mundziri, Ibnush-Shalah, An-Nawawi, As-Subki.

     Ad-Dailami  mengataan  bahwa shalat Tasbih memuji hadis  itu shahih, demikian juga Daraquthni, Baihaqi, Muslim, Al-Hakim. Ibnu Hajar. Daraquthni meriwayatkannya yang nilainya hasan. ‘Abdul ‘Aziz bin Abi Dawud mengatakan siapa ynag ingin masuk surga harus shalat Tasbih.

       Yang menyatakan mustahab ialah ulama Syafi’iyah berdasarkan hadis dari Ibnu ‘Abbas dengan mutabi’ oleh  hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Rahawaih, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim, karena ada Mutab i’ yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani, Abu Nu’aim, Ath-Thabrani lewat Abul Jauza` dan Daraquthni  dengan 6 jalur.

#KItab Al-Fawaidul Majmu’ah tulisan Ay-Syaukani (1h19) meriwayatkan hadis shalat Tasbih jalur Al’Abbas diriwayatkan oleh Daraquthni marfu’ lewat Ibnu ‘Abbas dan Abu Rafi’, Ad-Dailami juga meriwayatkannya.

# Ibnu Hajar menilai ( لا بأس بإسناد حديث ابن عباس وهو من شرط الحسن فإن له شواهد تقويه) “Tidak ada masalah”

#Kitab Shahihut Targhib wat-Tarhib (1h165) menilai hadis shalat Tasbih melalui jalur ‘Ikrimah-Ibnu ‘Abbas Shahih li Ghairihi (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Al-Hafizh mengatakan hadis telah diriwayatkan melalui jalur yang banyak oleh Jamaah dari Sahabat yang dinilai shahih. Muslim bin Hajjaj mengatakan bahwa tidak ada yang lebih baik dari pada jalur lewat Ibnu ‘Abbas-‘Ikrimah ini.

# Kitab Shahih&Dha’if Sunan Turmudzi (1h481) ada tercatat dua jalur: 1) Dari Anas – Ummu Sulaim. 2) Ibnu ‘Abbas-Abu  Rafi’  maka Imam Al-Albani menilai hasan.

# Fathul Bari –Ibnu hajar (17h324)  no.5670 mencatat pendapat An-Nawawi bahwa hadis shalat Tasbih itu shahih. Di halaman lain (18h207) Ibnu Hajar mencatat Tasbih itu mencakup semua lafal dzikir, shalat Nafil. Yang paling baik ialah shalat Tasbih riwayat Abu Dawud, Turmudzi.

# Fathul Bari –Ibnu hajar (17h324)  no.5670 mencatat pendapat An-Nawawi bahwa hadis shalat Tasbih itu shahih. Di halaman lain (18h207) Ibnu Hajar mencatat Tasbih itu mencakup semua lafal dzikir, shalat Nafil. Yang paling baik ialah shalat Tasbih riwayat Abu Dawud, Turmudzi.

Subulus Salam (7h263) meriwayatkan hadis Muttafaq ‘alaih bahwa siapa membaca wirid Tasbih 100 kali akan dihapus dosanyanya sebesar buih laut sedunia dan Tasbih disini mencakup seluruh lafal dzikir. Shalat Nafilah mencakup  Shalat Tasbih yang membaca Tasbih 300 kali itu.

Hadis Shalat Tasbih dinilai Hasan oleh Ibnu Mandah, Al-Hakim  (3h214) , Al-Mundziri, dan Ibnush Shalah. no.1140 meriwayatkan hadis itu melalui sumber Anas bin Malik  dari Ummu Sulaim melalui sanad ini shahih menurut syarat Muslim dengan musyahidnya lewat Al-Yamaniyyin.tercatat no.1216 hadis shalat Tasbih bersumber dari Ibnu ‘Abbas.

#Kitab Subulus-Salam (7h263) meriwayatkan hadis Muttafaq ‘alaih bahwa siapa membaca wirid Tasbih 100 kali akan dihapus dosanyanya sebesar buih laut sedunia dan Tasbih disini mencakup seluruh lafal dzikir. Shalat Nafilah, Shalat Tasbih dengan membaca Tasbih 300 kali itu.

HASAN: . Tetapi Abu Sa’id al-‘Alani menyatakan Hasan atau Shaihih (حديثها صحيح أو حسن). Ibnu Ma’in, Nasa`i, para ulama menilai shahih atau hasan.

 

#Kitab An-Nasyr (2h471)  mencatat pendapat shalat Tasbih itu mustahab, (1) Ibnul Mubarak, Al-Qadhi  penulis kitab At-Tahdzib, (2)Ar-Rauyani, juga penulis   kitab Al-Munyah fil-Fatawa dari madzhab Hanafi,(3) .pengikut madzhab Maliki,  Hanafi, Syafi’i,  melainya mustaha.

 

#Penulis kitab Al-Jami’ish Shaghir mencatat bahwa hadis shalat Tasbih itu hadistnya Tsiqat.

# An-Nawawi menjelaskan adalah hadis Hasan

#Sedangkan penulis kitab At-Tatimmah menyatakan bahwa shalat Tasbih itu Sunat-hasanah.

 

#Dikutip pula bahwa shalat Tasbih dinamakan Shalat Ar-Raghaib yang disyari’atkan  karena banyaknya sunat yang disukai.

 (وَالتَّسْبِيحُ يُطْلَقُ عَلَى جَمِيعِ أَلْفَاظِ الذِّكْرِ وَيُطْلَقُ عَلَى صَلَاةِ النَّافِلَةِ وَمِنْهُ صَلَاةُ التَّسْبِيحِ(

 ( وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : { مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ عَنْهُ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ }) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ )

# Syarhus Sunnah susunan Al-Baghawi (2h218) meriwayatkan hadis shalat Tasbih asal dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas.

#. Kitab Shahihu Kunuzis Sunnah (1h220) no. 248 mencatat pahala shalat Tasbih sangat besar.

# Kitab Ad-Da’awatul Kabir dari Al-Baihaqi (1h426) no.372 juga meriwayat hadis shalat Tasbih melalui ‘Ikrimah  dan ‘Abbas.

# Kitab Al-Qiraatu Khalfal Imam dalam menganalisa hadis Bukhari meriwayatkan hadis IKrimah – Ibnu ‘Abbas shalat Tasbih.

# Kitab Al-Maudhu’at (2h143) meriwayatkan hadis Ibnu ‘Abbas tersebut  dengan mengaitkan hadis dari jalur lain riwayat Ath-Thabrani bersumber dari Ibnu ‘Abbas, di halaman 145 mengatakan bahwa hadis ini diperselisihkan para ulama. Tercatat di sana adanya jalur ke-2 riwayat  Ath-Thabrani dengan isi yang sama.Di halaman 144  tercatat  jalur ke-3 lewat Abu Rafi’ .Di halaman 145 mencatat semua jalur ini tidak mantap  (كلها لا تثبت)

#Kitb Tadzkiratul Maudhu’at (1h41) menukil kitab Mukhtashar, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim soal hadis lewat Ibnu ‘Abbas, maka Al-‘Uqaili menyatakan semua tidak ada yang shahih. Tetapi Abu Sa’id al-‘Alani menyataan hasan atau shaihih (حديثها صحيح أو حسن). Kitab Al-La`ali` dari Syaikh Shalahuddin menyanggah dan mencatat bahwa Al-Khatib, As-Sam’ani, Al-Mundziri, An-Nawawi dan Ad-Darquthni.

# Ibnu Khuzaimah (4h442) no.1149 meriwayatkan hadis shalat Tasbih melalaui jalur ‘Ikrimah-Ibnu ‘Abbas,

# Kitab  Tanzihusy Syari’ah (2h107) mencatat bahwa Ibnu Taimiyah menilainya dha’if, Adz-Dzahabi membekukan (Tawaqquf). Yang sanadnya lewat Ibnu ‘Abbas cenderung bernilai hasan tetapi syadz tidak ada mutabi’ –musyahid,

# Kitab Al-Fawaidul Maudhu’at (1h129) mencatat bahwa Imam Ahmad mengatakan tidak ada sumbernya, Ibnul Jauzi mengatakan maudhu’       Pengikut Syafi’ii menilainya shahih.

# Kitab Al-Maudhu’t (2h143) meriwayatkan hadis Ibnu ‘Abbas tersebut  dengan mengaitkan hadis dari jalur lain riwayat Ath-Thabrani bersumber dari Ibnu ‘Abbas, di halaman 145 mengatakan bahwa hadisini diperselisihkan para ulama. Tercatat di sana adanya jalur ke-2 riwayat  Ath-Thabrani dengan isi yang sama.Di halaman 144  tercatat  jalur ke-3 lewat Abu Rafi’ .Di halaman 145 mencatat semua jalur ini tidak mantap  (كلها لا تثبت)

#Kitb Tadzkiratul Maudhu’at (1h41) menuki kitab Mukhtashar, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Al-Hakim soal hadis lewat bnu ‘Abbas, maka Al-‘Uqaili menyatakan semua tidak ada yang shahih.. Kitab Al-La`ali` dari Syaikh Shalahuddin menyanggah dan mencatat bahwa Al-Khatib, As-Sam’ani, Al-Mundziri, An-Nawawi dan Ad-Darquthni. Sebaliknya Al-‘Uqaili menyatakan tidak ada yang shahih tidak ada yang hasan terutama nama Shidqah bin .Yazid, Musa bin ‘Abdul ‘Aziz dan Musa bin ‘Abdul Aziz yang dinilai Tsiqqah oleh Ibnu Ma’in, Nasa`i, para ulama menilai shahih atau hasan.

 

# Kitab Al-Fawaidul Maudhu’at (1h129) mencatat bahwa Imam Ahmad mengatakan tidak ada sumbernya, Ibnul Jauzi mengatakan maudhu’     

#Minhajus Sunnah an-Nabawiyah (7h315) terhadap shalat Tasbih ada perbedaan pendapat, Imam Ahmad menilai dha’if. Imam Ahmad menilainya dha’if tidak disukai melakukan shalat ini, sebab hadisnya maudhu’.

+++Imam Malik, Hanafi, Syafi’ii tidak menerimanya, pengikut mereka mengikuti pendapatnya sendiri.

00000000000000000000000000000000000000000000000000000000000


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: