Oleh: pondokquranhadis | Januari 27, 2012

ALLAHU AKBAR, ALLAH MUTLAK MAHA

011(11)28 Tafsir Tematis Kontemporer

ALLAHU AKBAR
Allah itu Mutlak Maha

Al-Quran S.79 An-Nazi’at 27-32
            •                 )النازعات 27-32)
(27). Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membangunnya,–(28). Dia meninggikan atapnya lalu menyempurnakannya,–(29). dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.–(30). dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.–(31) ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.–(32). dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh”(S.79 An-Nazi’at 27-32).
Tema dan sari tilawah
1.Allah telah menciptakan langit alam semesta dengan seluruh urusan yang terkait.
2.Allah menciptakan manusia jauh lebih mudah dari pada penciptaan alam semesta.
3.Allah telah mendirikan angkasa jagad raya ini dan mengembangkan alam semesta sampai sempurna.
4.Allah telah menciptakan siang dan malam serta pergantian siang dengan malam itu.
5.Allah telah menggelar bumi dan melimpahkan air serta lahan penggembalaan hewan.
6.Allah telah menancapkan gunung-gunung sangat kuat di bumi .
Masalah dan analisa jawaban
1. Bagaimana sejarah penciptaan alam semesta ini menurut Al-Quran dan bagaimana logikanya? Jawaban sementara : Menurut Al-Quran Allah menciptakan makhluk-Nya ini dengan firman ”KUN” (Jadilah kau) maka terwujudlah apa yang dikehendaki Allah itu. Para pakar IPTEK mengajukan teori penciptaan alam ini dengan ”Big Bang Theory”, yaitu: Suatu titik meledak memancarkan isi alam.
2. Bagaimana proses terjadinya manusia menurut Al-Quran? Jawaban sementara: Menurut Al-Quran maka Allah menciptakan Adam manusia yang pertama itu dari tanah dan dengan firman Allah ”KUN” selanjutnya untuk anak cucu Adam tercipta melalui suatu proses berasal dari tanah. Sedangkan para ilmuwan IPTEK berselisih pendapat satu aliran menyatakan terjadinya manusia itu melalui proses evolusi, sebagian lagi menolak teori evolusi.
3. Apakah maksud Allah bertanya kepada manusia atau mendorong mereka merenungkan masalah penciptaan alam semesta itu gampang sekali dan untuk menciptakan manusia jauh lebih gampang? Jawaban sementara: Dengan merenungkan masalah bahwa Allah menciptakan alam semesta itu gampang maka manusia seharusnya mengucapkan Takbir Allahu Akbar dengan menghayatinya secara mendalam.
Pendalaman dan penelitian
BAB SATU
Penciptaan alam semesta
~~Masalah ke-1: Bagaimana sejarah penciptaan alam semesta ini menurut Al-Quran dan bagaimana logikanya? Jawaban sementara : Menurut Al-Quran, Allah menciptakan makhluk-Nya ini dengan firman ”KUN” (Jadilah kau)maka terwujudlah apa yang dikehendaki Allah itu. Para pakar IPTEK mengajukan teori penciptaan alam ini dengan ”The Big Bang Theory”: Suatu titik meledak memancarkan isi alam semesta dan seluruh makhluk.

A. Terjadinya alam semesta menurut Al-Quran
Secara umum Al-Quran mencatat bahwa dalam menciptakan alam dan seluruh makhluk itu Allah cukup dengan berfirman ”KUN” artinya jadilah engkau, maka tiba-tiba terwujud apa yang dikehendaki Allah itu, sebagaimana termaktub dalam Al-Quran ayat-ayat berikut:
           (يس 82)
”Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia”(S.36 Yasin 82).
~ ”Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, Maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” lalu jadilah dia “(S.2 Al-Baqarah 117)
~ ”Sesungguhnya Perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: “kun (jadilah)”, Maka jadilah ia”S.16 An-Nahl 40)
~ ”Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, Maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya bekata kepadanya: “Jadilah”, Maka jadilah ia”(S.Ghafir 68).
~ ”tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. apabila Dia telah menetapkan sesuatu, Maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, Maka jadilah ia” (S.19 Maryam 35).
~ ”dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: “Jadilah, lalu terjadilah”, dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui”S.6 Al-An’am 73)
1.Pandangan ulama’ klasik
Menurut para ulama jaman klasik firman Allah ”KUN” itu harus difaham secara zhahiriyah tidak perlu dipikir terlalu jauh, yaitu:
@Tafsir Ath-Thabari (2h544) dalam menganalisa Qs2a117 di atas mencatat macam-macam pandangan:
~ Sebagian ulma’ menafsirkan ayat-ayat tentang firman Allah ”KUN” itu dengan pandangan yang cenderung filosufis.
~ Sebagian ulama` mengatakan bahwa lafal ini bersifat umum secara zhahiriyah tidak perlu dimaknai secara ta`wil, maka semua wajib pasrah bahwa Allah itu Kuasa Maha sehingga dengan firman Allah ”KUN” maka sesuatu terwujud dari tiada ke alam nyata.
@ Pada halaman 312 juz 2 Ath-Thabari mencatat bahwa Allah Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu itu tidak terikat oleh kaitan apapun juga sampai selesai dengan sempurna, sebagaimana difaham dari firman Allah ini :
           •           (فصلت12)
“Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui”|(S.41 Fushshilat 12).
@ Ar-Razi dalam tafsirnya (2h546) mencatat bahwa firman itu tidak berupa suara tetapi langsung perbuatan seperti manusia langsung mengerjakan sesuatu dengan anggota tubuh jasmaninya. Seperti disebutkan Allah dalam Al-Quran berikut:
” dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur)”(S.30 Ar-Rum 25).
@ Ar-Razi dalam tafsirnya (2h313) menyatakan bahwa ayat-ayat tentang “KUN” ini mengandung 5 macam arti sebagaimana istilah KUN dalam ayat-ayat berikut:
(1) Penciptaan; (2) Perintah, (3)Vonis putusan hukum;(4) Berita (5) Penyelesaian dan penyempurnaan.
Semua termaktub dalam Al-Quran: 1) Penciptaan:Qs41a12, 2) Perintah:Qs17a23, 3)Vonis putusan hukum;4) Berita: Qs17a4; 5) Penyelesaian dan penyempurnaan: Qs46a29 dan s11a44, s22a29 dan s3a47;
~ Pada halaman 97juz13 Ar-Razi dalam menganalisa Qs36a82 menyatakan bahwa tidak boleh ayat “KUN” ini dimasuki oleh teori qiyas dan pemikiran akal bermacam-macam, tetapi kaum Mu’tazilah dan Al-Karamiyah memahami ayat KUN ini dikaitkan dengan waktu, mereka dasarkan arti dari Al-Quran s36a82 tertulis awal tulisan ini.
2. Pandangan Ilmiah ilmuwan muslim
Ahmad Baiquni, Prof.M.Sc.PhD (seorang Ahli Atom Pertama Indonesia Ex Kep.Badan Tenaga Atom Nasional) dalam bukunya Al-Quran dan IPTEK (1994:15) membuat hipotesa menjawab masalah penciptaan alam itu melalui Al-Quran S.21 Al-Anbiya` 30 dan S.51 Adz-Dzariyat 47 mencatat sebagai berikut:
    •          •       (الانبياء 30)
”dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?”(S.21 Al-Anbiya` 30)
      (الذاريات 47)
“ dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa”(S.51 Adz-Dzariyat 47)
Dengan membaca Al-Quran S.21 Al-Anbiya1 30 dan Adz-Dzariyat 47 di atas maka difahami secara filosofis maknanya ialah bahwa pada jaman awal terdapat TITIK singularitas fisis berisi padatanpaduan seluruh materi. Dari suhu dingin 1000 trilyun derajat C dibawah nol tiba-tiba dalam jangka waktu 10 pangkat minus 34 detik terjadi kenaikan panas menjadi 1000 trilyun-trilyun derajat C (satu 25nol derajat C), sehingga terjadi ledakan maha dahsyat melemparkan padatanpaduan materi dari dalam TITIK tersebut sehingga terwujudlah jagad raya ini sebagai gejala yang dinamakan inflasi. Disebabkan karena berubahnya energi kepada materi (matrialisasi) tidak serentak secara integral bersama kemudian inflasi terhenti maka di lokasi-lokasi tertentu terjadi konsentrasi materi dan timbullah benih-benih galaksi di seluruh kosmos.
Saat itu suhu kosmos 100 milyard derajat C dan karena campuran radiasi dan partikel ini sangat padat maka para pakar menamakannya SOPKOSMOS.
Bersumber dari Al-Quran S.51 Adz-Dzariyat 47 dan S.79 An-Nazi’at 28 itu dispekulasikan bahwa dari ledakan maha dahsyat tersebut terbentuklah 100 milyar kali 100 milyard bintang jumlahnya 10.000.MM bintang jika ditulis sama dengan 10.000.000.000.000.000.000.000 buah bintang. Dalam waktu satu detik sampai 3 menit terjadilah nukleosintesis, maka hasil dari reaksi fusi nuklir terbentuklah atom-atom ringan. Setelah umur alam semesta mencapai 700.000 tahun maka elektron-elektron masuk ke dalam orbit masing-masing membentuk atom melepaskan radiasi sehingga seluruh ruangan menjadi terang benderang.
Menurut Prof. Baiquni alam semesta mempunyai dimensi sepuluh, yang 4 dimensi ialah alam yang kita hayati sedangkan 6 dimensi lagi tidak kita amati langsung sebab semua tergulung dalam gulungan bulat yang panjang jari-jarinya =10 pangkat minus 32 sentimeter yang manifestasinya berwujud muatan listrik dan muatan nuklir.
Prof.Baiquni menambahkannya tinjauan atas penciptaan alam ini melalui Al-Quran surat dan ayat berikut: S.21 Al-Anbiya` 30, S.51 Adz-Dzariyat 47, S.41 Fushshilat 11, 12, S.65 Ath-Thalaq 12, S.32 As-Sajdah 4, S.35 Fathir 41, S.21 Al-Anbiya` 104 S.11 Hud 7, Fathir41, S.21 Al-Anbiya`104, terutama makna dari istilah-istilah As-Sama` , Al-Ardhu, Al-Qalam, Ad-Dukhan, Al’Arsy, Al-Ma`u.
Prof.Baiquni menfasirkan istilah-istilah itu sebagai berikut:
1. As-Sama` , maknanya ialah ”Ruangwaktu” yaitu ruang yang di dalamnya terdapat bintang-bintang, galaksi dan lain-lain.
2. Al-Ardhu, maknanya ialah ”Energimateri” yakni bakalan bumi yang sudah ada sesaat setelah Allah menciptakan jagad raya yang dari padanya dapat berubah dari yang satu kpada yang lain.
3.Al-Qalam, maknanya ialah ”Saranatulis” yang mencakup karya tulis yang tersirat di dalamnya.
4. Ad-Dukhan, maknanya ialah ”Embun” yaitu gejala yang ditemukan pada suatu sistem yang mendingin dari suhu yang sangat tinggi trilyun-trilyun derajat (trilyun kuwardrat).
5. Al’Arsy. Maknanya ialah ”Pemerintahan yang lengkap dengan sarana, aparatur dan peraturannya—Pemerintahan Allah.
6. Al-Ma`, maknanya ialah ”Zatalir” sangat mirip dengan istilah ”Sopkosmos” yaitu zat yang rapatlengkat tetapi dapat menglir pada suhu yang sangat tinggi.
Baiquni menambahkan bahwa hasil penelitian para fisikawan itu telah menumbuhkan dua poin pernyataan, yaitu:
(1) Kira-kira 15 atau 18 milyar tahun yang lalu semesta alam, energi, materi, ruang dan waktu semua keluar dari SATU TITIK singularitas yang menyimpan daya potensi yang luar biasa.
(2) Sebelum peristiwa ini terjadi, maka: (a) Tidak ada energi; (b) Tidak ada materi; (c) Tidak ada ruang; (d) Tidak ada waktu.
Pernyataan di atas ini masih harus kami (oleh Imam Muchlas) tambahkan bahwa sebelum ada titik (pada teori Big Bang) itu tidak ada energi, tidak ada materi, tidak ada ruang dan tidak ada waktu, maka yang ada ialah Allah yang Mutlak Maha ”La ilah illa Allah” =Tidak ada apa-apa keculai Allah.
B. Penciptaan Alam menurut ilmuwan-IPTEK
Para pakar Ilmu Fisika mengemukakan Teori Big Bang yaitu: suatu teori yang menguraikan terjadinya alam semesta, bahwa alam semesta ini berasal dari suatu titik lalu meledak dengan dahsyat memancarkan pecahan dan isi titik tadi ke segala penjuru kemudian terwujudlah alam semesta yang salah satu dari akibat ledakan tersebut ialah galaksi Bima Sakti tempat alam kehidupan kita sekarang ini. Di luar Bima Sakti masih banyak sekali galaksi-galaksi lain di atas angkasa luar.
Akan tetapi para pakar ilmu fisika tidak berhasil melakukan penelitian secara sempurna, teori fisika hanya bisa menjelaskan sampai waktu plank (10 pangkat minus 44 detik setelah Big Bang) ini adalah periode waktu terkecil yang dapat dijelaskan oleh teori fisika saat ini. Proses yang memakan waktu lebih kecil dari ini tidak dapat dijelaskan oleh teori fisika yang ada, karena pada skala itu waktu tidak lagi kontinyu tapi melompat-lompat dan terputus-putus

Volume besarnya Alam Semesta
Benda pertama kali wujud di alam ialah apa yang dinamakan Titik Singularitas atau Oeratom ada yang mengatakan Ylem, dari Ylem ini lalu terbentuk jagad raya, yang tediri dari 100 milyar galaksi bahkan lebih. Tahun 1929 Edwin Habble menyatakan bahwa semua galaksi berjalan menjauhi kita dengan cara dan ukuran tertentu. Tahun 1930 Georges Lamaitre menyatakan bahwa dari ledakan yang terlalu hebat (menurut Teori Bang-Bang itu), maka terlemparlah 100 milyar galaksi ke segala penjuru (salah satunya ialah galaksi Bima Sakti). Jari-jari Galaksi Bima Sakti kita ini menurutnya ada 13,23 miliar tahun sinar (Satu detik tahun sinar=300.000 Km). Dan jarak antar galaksi yang paling jauh adalah 1.00.000.000.000 tahun sinar (Seratus milyar tahun sinar(Satu detik=300 Km) jadi langit itu berapa luasnya???
Secara ilmiah langit atau wadah alam semesta ini tidak terbatas, sedangkan yang diketahui manusia hanyalah sebagian kecil dari jagat raya seluruhnya, sebab alam semesta ini berkembang terus menerus saling menjauh. Kita bayangkan ibaratnya adalah bahwa Bumi kita ini persis seperti sebutir debu di padang pasir semesta alam yang tak terhingga terlalu besar jauh lebih luas dari pada padang pasir Gobi, padang pasir Prairi dan padang pasir di Timur Tengah atau Afrika.
Angka perbandingan benda-benda langit sekitar kita
Jarak,garis-tengah, kepadatan,jarak ke matahari,putaran pada sumbunya
Bintang Planet Jarak dari matahari/Km Diameter
(Kilometer) Padat
Air=1 Mengitari
Matahari SatuXputar Diporosnya
Bintang ————— 1.392.000Km 1,4 ———— 15,38 hari
Bulan ————— 3.476Km 3,34 ———— 27, 32hari
Merkuri 56jutaKm 4.850Km 5,4 58hari 59, hari
Venus 108 juta 12.140Km 5,2 224hari 244hari
Bumi 150jutaKm 12.756Km 5,52 365,25har 23jam56m
Mars 228jutaKm 62.790Km 3,9 687hari 24jam37m
Jupiter 778jutaKm 142000Km 1,34 11,9hari 9jam50m
Sturnus 1.427jutaK 120.200Km 0,70 29,5tahun 10jam14m
Uranus 2.870jutaK 49.000Km 1,58 84tahun 10jam49m
Neptuns 4.497jutaK 50.200Km 2,3 164,8th 15jam48m
Pluto 5.900jutaK 6.400Km —— 247,7th 153jam
*)Keith Wicks Bintang&Planet 1985,h18

Catatan; Angka angka perjalanan bumi mengelilingi matahari satu kali putar = 365,25 hari. Kemudian jika kita menjadi penduduk atau hidup di planet PLUTO maka umur kita harus dihitung dengan jam waktu di Pluto SATU-TAHUN Pluto = 247,7 X 365,25 hari manusia di bumi, setahun Pluto = 90.472,425 hari bumi. Jika seandainya umur alam semesta ini sekarang sudah 15 ada yang mengatakan 18 milyar tahun, maka tidak mampu kita memperkirakan sedikitpun berapa hari waktu di bumi kita.
@ Sejarah perkembangan planet bumi
Sejarah perkembangan planet bumi dari jaman awal sampai ke jaman sekarang ialah sebagai berikut:
I.Waktu Plestosin = 10.000 juta tahun sampai 2.000 juta tahun yang silam dinamakan dengan Jaman Paleosoikum yang terbagi dalam beberapa masa, yaitu:
1.Masa Kambrium 600-500 juta tahun
2.Masa Ordovisum 500-440 juta
3.Masa Silur 440-400 juta tahun
4.Masa Devon 400-350 juta tahun
5.Masa Karbon 350- 270 juta tahun
6.Masa Perm 270-225 juta tahun
II. Jaman Tersier-Mesosoikum terbagi dalam beberapa periode:
1.Masa Trias 225-180 juta tahun
2.Masa Jura 180-135 juta tahun
3.Masa Kapur 135-70 juta tahun
III. Masa Kwarter
1..Waktu Paleosen 70-60 juta tahun
2/.Waktu Eosen 60-40 juta tahun
3.Waktu Oligosen 40-25 juta tahun
4.Waktu Miosen 25-10 juta tahun
5.Planet Bumi (1985:10) mencatat sebagai berikut).
IV Sekitar 4.500 juta tahun bumi terbentuk dan masih berwujud lautan api cairan (lava) batu-batuan dan gas menyala meleleh mendidih (seperti jenang) dodol, tetapi makin lama makin berkurang panasnya terakhir menjadi dingin.
V. Sekitar 3000 juta tahun yang lalu, makhluk hidup mulai tumbuh di laut, yaitu ganggang laut.
VI Dari ganggang laut terbentuk zat asam, zat asam oleh sinar matahari dibentuk atmostfir ozon, tugasnya menyerap sianr wungu matahari (berbahaya).
VII. Bumi mengalami proses pembentukan calon laut calon daratan, calon gunung, daratan, danau, sungai dan yang lain.
VIII.Zat asam menghembuskan zat hayat ke dalam planet bumi
IX Dalam jangka yang cukup lama maka bumi menjadi dingin
X.Dalam jangka waktu yang mendukung maka bumi sebagian bumi tertutup Es
XI Es yang mencair membentuk lautan ataupun danau serta sungai bengawan
XII 600 juta tahun yang lalu air laut menyerbu daratan, amfibi tumbuh di laut
XIII Diduga 500 juta tahun awal sejarah bumi, dia mengalami perubahan dan pergolakan iklim yang hebat
~350 juta tahun yang lalu, tumbuh serangga dan binatang darat
XIV.140 juta tahun yang lalu peta bumi mulai berbentuk seperti sekarang, terbagi ke dalam periode brrikut:
~35 juta tahun silam merupakan jaman terakhir jaman ES menutupi bumi utara.
~ 25 juta tahun yang lalu, manusia kera nenek moyang manusia muncul. Dinosaurus lenyap, muncul sejenis burung.
@ Tata surya teratur sangat sempurna, lengkap sekali
Di alam semesta khususnya tata-surya ini, terdapat sistem yang bekerja dengan sistematis jumlahnya terlalu banyak tidak terhitung banyaknya. Termyata Allah telah menciptakan alam semesta ini lengkap dengan seluk-beluknya yang sangat rinci sekali terlalu jeli dan detail sampai yang paling kecil sendiri (njlimet banget, contohnya:
1. Energi matahari
Kita renungkan baik-baik bahwa matahari itu terbuat dari pusaran nyala api raksasa yang memancarkan potensinya sampai berjuta-juta kilometer dari permukaannya yang menyala. Tetapi, atmosfer (lapisan udara) dan medan magnet bumi menyaring semua sinar matahari yang membahayakan kehidupan manusia.
2. Keseimbangan dan keserasaian
Di dalam struktur tata surya itu, terdapat keseimbangan yang sangat halus dan teliti yang menahan planet-planet dalam tata surya agar tidak terlepas dari sistem tata surya itu, jelas di sana terdapat keseimbangan antara gravitasi (gaya tarik) matahari dan gaya sentrifugal planet-planet serta gerak berputar masing-masing pada sumbunya. Otomatis sistematis keseimbangan yang sangat halus cermat dan jeli yang telah ditetapkan Allah ini berlangsung terus dalam hukum keseimbangan. Dan keseimbangan demikian diciptakan secara tersendiri untuk setiap unit planet, bahkan seluruh makhluk semua ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan.
3. Samodra penjaga keseimbangan
Melihat hujan, laut, sungai, samudera, air minum yang mengalir saat kita membuka keran maka hal yang sangat penting dicamkan dalam dada kita di sini ialah bahwa air itu sama sekali tidak terdapat pada ke-63 planet dan benda angkasa lain. Selain samudra yang mengandung massa air dalam jumlah besar, ada beragam sumber air lainnya yang saling berbeda dalam ukuran dan sifatnya, misalnya sungai dan danau kecil. Sebagian air ini terlalu asin untuk diminum, tetapi sebagian yang lain rasanya tawar. Jelas di sana ada sistematisasi keseimbangan segala macam air yang telah disusun dengan sangat sempurna berdasarkan kebutuhan semua makhluk hidup di bumi. .
Awan dan hujan terjadi karena penguapan sejumlah besar massa air dan airmempunyai potensi yang besar untuk menarik dan menahan panas. Karena alasan inilah, massa air yang besar dalam samudra dan laut, menjaga keseimbangan iklim di dunia ini.
Keberadaan samudra, benar-benar bermakna sangat penting, karena kurang memantulkan sinar matahari sebaliknya daratan lebih banyak memantulkan sinar, samudra lebih banyak menerima energi matahari, namun panas samodra tersebar secara lebih berimbang. Sehingga karena itu, samudra mendinginkan wilayah khatulistiwa dan mencegahnya agar tidak terlalu panas, dan juga menghangatkan air di wilayah kutub agar tidak benar- membeku keras.
4. Tegangan(lengket-ketat) permukaan air
Tegangan, lengket, ketat permukaan air artinya ialah suatu daya tarik oleh air di permukaan (contohnya seperti jika kita taruh jarum ke air dengan rata benar maka jarum tidak tenggelam). Maka dengan kekuatan ini dari semua rerumputan yang paling rendah sampai pohon-pohon yang paling tinggi dapat menghantarkan air dan zat-zat makanan atau nutrisi yang mereka bawa dari tanah sampai ke batang-batang dan pucuk daun-daun yang paling ujung. Tegangan lengket, ketatnya permukaan air ini mengalahkan benda cair yang lainnya manapun juga dan keistimewaan ini memiliki dampak biologis yang luas bagi kehidupan di bumi. Dengan adanya tegangan permukaan air, maka umbuh-tumbuhan dapat membawa air yang diperoleh dari kedalaman tanah naik ke atas sampai puluhan meter tingginya di atas permukaan, semuanya tanpa harus memiliki sistem otot atau pompa.
Dalam dunia struktur rancangan manusia, tangki tekanan udara (pompa air) suatu sistem yang benar-benar rumit -diperlukan untuk membawa air dari bawah tanah naik ke sampai lantai ke-100 paling atas hotel berbitang. Sedangkan tumbuh-tumbuhan air dari dalam tanah dapat naik ke atas mencapai puncak tertinggi dari tumbuh-tumbuhan hanya dengan tegangan lengket, ketatnya permukaan air. Saluran di dalam akar tumbuh-tumbuhan dan barik-bariknya dirancang sedemikian rupa sehingga memanfaatkan tegangan permukaan air naik ke atas dan semakin ke atas, saluran ini menjadi semakin sempit dan semakin sempit sehingga memungkinkan air “merambat” terus.
Jika tegangan lengket, ketatnya permukaan air atau daya potensinya lemah, seperti pada kebanyakan benda cair lainnya, maka air atau zat makanan tumbuh-tumbuhan darat tidak mampu menaikkan air atau zat makanannya ke atas sehingga tumbuhan ini tidak akan bisa hidup. Hal ini akan berdampak buruk bagi semua makhluk hidup di planet ini. Namun demikian, karena air maupun tumbuh-tumbuhan diciptakan Allah dengan sistem yang sempurna, masalah seperti itu tidak pernah terjadi di dunia. Semua menjadi ayat-ayat Allah di hadapan pengelihatan manusia.

5. Peran pegunungan dalam memperkuat kerak bumi
Jika tidak ada sistem yang menjaga agar gerakan, goncangan dan gempa bumi ini terkendali, maka akan terjadi terus-menerus gempa atau sunami di bumi sehingga dunia ini benar-benar tidak dapat dihuni makluk hidup. Namun, pegunungan dan jaringan di bawah tanah sangat mengurangi gerak bawah tanah dan meredam goncangan-goncangan besar.
Pegunungan juga berperan mempertahankan keseimbangan dalam memabgi-bagi panas ataupun energi. Perbedaan suhu di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi adalah sekitar 100 derjat Celsius. Jika suhu naik sekian maka akan terjadi badai dengan kecepatan 1000 km per jam, maka jelas akan membinasakan kehidupan di bumi. Tetapi permukaan bumi yang tidak rata menghalangi kecepatan aliran angin yang sangat kencang karena perbedaan suhu udara seperti itu. Jajaran pegunungan yang terbentang dari Gunung Himalaya dari Cina, sampai Taurus di Turki menuju ke pegunungan Alpen di Eropa dan jajaran pegunungan di samudra Atlantik dan Pasifik-pun juga bertugas persis seperti ini juga.
Allah sudah menciptakan dunia tempat kita tinggal ini dengan cara yang betul-betul sempurna.
BAB DUA
Kejadian manusia
Masalah ke-2: Bagaimana proses kejadian manusia menurut Al-Quran? Jawaban sementara: Kejadian manusia diperselisihkan oleh para pakar, satu aliran menyatakan terjadinya manusia itu melalui proses evolusi. Sebagian lagi menolak teori evolusi. Menurut Al-Quran maka Allah menciptakan manusia yang pertama itu dari tanah kemudian dengan firman ”KUN” sedangkan untuk anak cucu Adam tercipta melalui suatu proses asal dari tanah.
Adam sebagai manusia pertama Allah menciptakannya diterangkan Allah di dalam Al-Quran berfirman:
Kejadian manusia menurut Al Quran ada dua macam keterangan, yaitu tentang kejadian Adam dan kejadian manusia anak keturunan Adam; Al-Quran s76a7-8 menyatakan bahwa pada awalnya manusia itu tidak ada, bahkan tidak dapat dibicarakan
a. Kejadian Adam
Al-Quran S.76 Al-Insan 2 termaktub di atas menjelaskan kejadian Adam dan manusia anak keturunan Adam maka lebih jelas lagi disebut dalam S.32 As-Sajdah 7 – 8, yaitu (terjemahannya) :
الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ طِينٍ()ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ( السجدة 8)
“Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan dengan sebaik-baiknya. Dan yang memulai penciptaan manusia itu dari tanah liat. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani)”. (S. 32 As-Sajdah 7 – 8).
Oleh karena itu ketentuan tentang kejadian Adam kita himpun dari ayat-ayat terkait. Dan jika kita boleh membuat spekulasi atau dugaan sementara maka kejadian itu seperti analisa berikut :
1) Adam diciptakan Tuhan dari tanah, disebut dengan “Turab” artinya debu, maksudnya tanah yang kering. Ini disebut dalam Al-Quran dalam S. 3 Ali ‘Imran 59, S. 18 Al-Kahfi 37, S. 22 Al-Hajji 5, S. 30 Ar-Rum 20, S. 35 Fathir 11, S. 40 Al-Mu’min 67;
2) Adam diciptakan Tuhan dari tanah liat, disebut dengan “Thin” artinya tanah bercampur air. Ini disebut Al-Quran yaitu : S.32 As-Sajdah 7 (tersebut diatas), S. 7 Al-A’raf 12, S. 38 Shad 71. Berikut kutipan Al-Quran tentang tanya jawab Tuhan dengan Iblis, yaitu :
قَالَ يَاإِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ()قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ( ص75-76)
“Allah berfirman : “Hai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada (Adam) yang telah ku ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang lebih tinggi?” Iblis berkata : “Aku lebih baik dari padanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah liat” (S. 38 Shad 75 – 76).
3) Adam diciptakan Tuhan dari tanah kering hitam terbentuk “Hama`in” artinya ialah tanah hitam yang kering, berbunyi jika dikenai oleh sesuatu. Makna ini dapat diperhatikan dari Tafsir Al-Kasysyaf, Mufradat dari Ar-Raghib dan tafsir-tafsir lain. Jika dikaitkan dengan kata-kata “Masnun” yang artinya dituang dan dibentuk, maka kira-kira maksudnya ialah : Penciptaan manusia itu mula-mula dari tanah kering, lalu dicampur dengan air, kemudian dibentuk, setelah kering menjadi keras.
Tuhan menyebut kejadian Adam dari tanah kering hitam ini dalam S. 15 Al-Hijru ayat 26, 28, 33. Allah berfirman :
       •  •    )الرحمن 14-15(
“Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti (halnya) periuk belanga; dan Dia menciptakan jin dari nyala api” (S. 55 Ar-Rahman 14-15).
Perlu kita ingat bahwa ayat-ayat yang menerangkan masalah kejadian Adam seperti itu adalah termasuk ayat yang “Mutasyabih” (tidak tegas) dan untuk memahamkannya harus berpegang teguh kepada ayat yang “Muhkam”(sangat jelas dan tegas sekali). Untuk masalah disini ialah bahwa tidak ada sesuatu-pun yang menyamai Allah dalam segala-galanya disebut di dalam Al-Quran S. 112 Al-Ikhlash 3 – 4, S. 42 Asy-Syura 11).
1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.
”(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat (S.42 Asy-Syura 11).
b. Kejadian anak keturunan Adam
Ayat-ayat tentang kejadian Adam ternyata lebih sulit difaham dan lebih sukar ditafsirkan daripada ayat-ayat yang berkenaan dengan proses kejadian anak keturunan Adam. Tentang proses kejadian anak keturunan Adam adalah sebagai berikut :
1) Manusia, anak keturunan Adam dijadikan oleh Tuhan dari suatu proses berasal dari tanah. Sebagaimana kita maklumi bahwa tanah setelah mendapat air akan menjadi lahan untuk tumbuhnya berbagai macam tetumbuhan yang hidup. Tumbuh-tumbuhan akan memberikan bahan makanan bagi makhluk hidup kemudian secara langsung atau tidak langsung semua itu dapat menjadi bahan makanan manusia, bahkan sebagian dari bahan-bahan tersebut ada yang dapat menyuburkan manusia guna lebih memungkinkan tumbuhnya anak keturunan.
Allah berfirman dalam Al-Quran sebagai berikut : Artinya “Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah” (S. 23 Al Mu’minun 12).
Berkaitan dengan kejadian manusia anak keturunan Adam memang berlaku menurut hukum alam “Sunnatullah” yang universal abadi, pendekatannya melalui Ilmu Antropologi, Ilmu Kedokteran, Ilmu Biologi dan ilmu-ilmu tentang manusia.
2) Anak keturunan Adam diciptakan Tuhan dari suatu proses yang bermula dari air. Yaitu disebut dalam Al-Quran S. 32 As-Sajdah 8 diatas dan disebut dengan “Air” (mani) dalam QS. 25 Al-Furqan 54, QS. 77 Al-Mursalat 20, QS. 86 Ath-Thariq 6: Disebut dengan Nuthfah dalam QS. 18 Al-Kahfi, 37, QS. 76 Al-Insan 2, QS. 36 Yasin 77 dan lain-lain.
3) Proses selanjutnya manusia diciptakan Tuhan dari Nuthfah, menjadi “Alaqah” yaitu sesuatu yang bergantung di dinding rahim. Allah berfirman:
 ••                                          •   •                   •       

“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.” (S.22 Al-Hajji 5).
4) Dari segumpal darah, diciptakan Tuhan menjadi “Mudhghah” yaitu segumpal daging. Dari daging Tuhan menciptakan sebagiannya menjadi tulang. Kemudian berlangsung proses perkembangan dan penyempurnaan. Keterangan Al-Quran yang terurai ini terdapat dalam S.22 Al-Hajji 5 dan S. 23 Al-Mu’minun 12 – 15; Ayat-ayat lain seperti S. 96 Al-‘Alaqah 2, S. 40 Al-Mu’min dan S.75 Al-Qiyamah 38.
Berkenaan dengan kejadian manusia ini junjungan kita Nabi Muhammad saw. menjelaskan dalam sebuah hadis yang dicatat oleh Bukhari Muslim sebagai berikut :
عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ قَالَ عَبْدُ اللَّهِحَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ قَالَ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ مَلَكًا فَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ وَيُقَالُ لَهُ اكْتُبْ عَمَلَهُ وَرِزْقَهُ وَأَجَلَهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ فَإِنَّ الرَّجُلَ مِنْكُمْ لَيَعْمَلُ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجَنَّةِ إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ كِتَابُهُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ وَيَعْمَلُ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّارِ إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ (رواه البخاري 2969 ومسلم 4781)
“Dari Zaid bin Wahb berkata ‘Abdullah telah bercerita kepada kami Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dia adalah orang yang jujur lagi dibenarkan, bersabda: “Sesungguhnya setiap orang dari kalian dikumpulkan dalam penciptaannya ketika berada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian menjadi ‘alaqah (zigot) selama itu pula kemudian menjadi mudlghah (segumpal daging), selama itu pula kemudian Allah mengirim malaikat yang diperintahkan empat ketetapan dan dikatakan kepadanya, tulislah amalnya, rezekinya, ajalnya dan sengsara dan bahagianya lalu ditiupkan ruh kepadanya. Dan sungguh seseorang dari kalian akan ada yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan surga kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni neraka dan ada juga seseorang yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan neraka kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni surga”( HR Bukhari no.2969 dan Muslim no.4781).
Demikianlah keterangan Al-Quran dan Hadits Rasul Saw. tentang kejadian manusia, Adam dan anak keturunannya.
BAB TIGA
Allahu Akbar
~~Masalah ke-3: Apa maksud Allah bertanya dan mendorong manusia merenungkan masalah mudahnya Allah menciptakan alam semesta sehingga sangat mudah Allah menciptakan manusia ini? Jawaban sementara: Melihat fakta dan data maupun teori para pakar spesialis tentang asal usul dan perkembangan alam semesta itu seharusnya manusia memuji Allah membaca Tasbih-Tahmid dan Takbir “Allah Akbar”.
@ Fakta dan data:
Alangkah indahnya jika seandainya kita renungkan kembali asal-usul alam semesta dan manusia serta perkembangannya itu melalui beberapa pertanyaan berikut:
(1). Bagaimanakah kita membayangkan asal usul terjadinya alam semesta dari suatu titik- singularitas fisis, meledak menyebarkan galaksi, bintang dan planet, penghuni alam semesta ini yang jumlahnya 100 milyar galaksi masing-masing dengan 100 milyard bintang sehingga jumlahnya menjadi 10.000.MM sama dengan 10.000.000.000.000.000.000 buah bintang/planet?.
(2) Bagaimana gambaran proses pecahnya suatu TITIK singulariras fisis (kira-kira sebesar gotri speda atau sebuah Klentheng = biji randu) ini dengan suhu dingin 1000 trilyun derajat C di bawah nol (below zero) dengan tiba-tiba dalam jangka waktu 10 pangkat minus 34 detik terjadi kenaikan panas menjadi 1000 trilyun-trilyun derajat C (Angka satu dengan 25nol derajat C) suhu melompat 1000 trilyun trilyun trilyun derajat C?.
(3) Berapa PK, watt listrik, energi atau daya-kekuatan untuk mendinginkan terlalu/maha sesuatu TITIK singularitas dalam sekejap kilat mengubahnya terbalik menjadi panas terlalu/maha dahsyat sehingga terjadi ledakan atau dentuman maha dahsyat, yang juga menimbulkan suara yang terlalu dahsyat pula???.
(4) Seberapa tingginya ilmu tehnologi untuk mengubah dari satu titik terlalu kecil menjadi 10 milyar galaksi dengan 10.000 milayar-milyar bintang dan seluruh penghuni alam semesta???.
(5) Tehnologi yang bagimana teori untuk membuat alam semesta dengan 10 dimensi (4 dimensi alam indrawi dapat kita saksikan dengan panca indra lahir dan 6 dimensi alam gaib tersembunyi dalam gulungan pita yang panjang jari-jarinya =10 pangkat minus 32 sentimeter yang manifestasinya berwujud muatan listrik dan muatan nuklir???.
(6) Arsitek mana yang dapat memberi tempat kepada 10.000 milyad-milyar bitang/planet atau jagad raya alam semesta yang salah satu galaksinya Galaksi Bima Sakti kita ini bahwa jari-jarinya menurut ilmuwan Swiss jauhnya 13,23 miliar tahun sinar (Satu detik tahun sinar=300.000 Km). Dan jarak antar galaksi yang paling jauh adalah 100.000.000. 000 tahun sinar ???
(7) Bagaimana menghitung umur kita dan cara memelihara hidup kita, jika seandainya kita menjadi penduduk planet Pluto alias umur kita harus dilipatkan 247,7 kali., bagaimana pula jika kita menjadi penduduk planet Yupiter satu tahun kita menjadi 11,9 hari saja bukan 365,25 hari atau planet-planet berikut???
(8) Siapakah arsitek yang dapat merenacakan, mengatur, menjaga kelestarian serta mengawasi jalannya air atau zat makanan dari bawah tanah dapat naik melalui batang seluruh tumbuh-tumbuhan atau pepohonan sampai puncak paling tinggi misalnya pohon kelapa yang mana tehnik ini yang ditiru oleh perancang pompa air untuk menaikkan air dari dalam tanah naik sampai ke lantai no.100 paling atas hotel berbintang???
(9) Siapakah yang menjadi manager yang membuat matahari menjadi pusaran nyala api raksasa dibarengi dengan atmosfer dan medan magnet bumi yang menyaring semua sinar matahari yang membahayakan kehidupan manusia ???.
(10) Bagaimana mengatur dan menjaga kelestarian, kontinuitas keseimbangan daya yang sangat halus dan teliti antar gravitasi matahari dan gaya sentrifugal planet-planet serta gerak berputar pada sumbunya dalam struktur tata surya ini???
(11) Siapa pula yang membuat sistematisasi keseimbangan antar hujan, laut, sungai, samudera, air dengan masing-masing sifat, suhu, watak, rasa, warna air itu tersusun dengan sempurna berdasarkan kebutuhan manusia dan makhluk hidup di bumi???.
(12) Siapa yang menciptakan dan mengatur tegangan permukaan air atau daya potensinya sehingga dapat menaikkan air dan zat makanan tetumbuhan dari bawah tanah naik ke pucuk yang paling tinggi pohon kelapa dan pohon raksasa, padahal jika potensi tersebut lemah, tidak mampu menaikkan air atau zat makanannya maka tumbuhan dan semua makhluk hidup akan mati, tidak dapat hidup???
(13) Siapa yang menjaga agar gerak, goncangan dan gempa bumi dari pegunungan atau magma di bawah tanah terkendali tidak terus-menerus terjadi di bumi sehingga gerakan bawah tanah ini merendah lalu goncangan-goncangan itu berhenti???
(14) Siapa lagi yang menentukan angka-angka perbedaan suhu di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi agar tidak terjadi badai kecepatan 1000 km per/jam; Siapa yang membuat gunung dan lembah jajaran pegunungan yang terbentang dari Gunung Himalaya dari Cina, sampai Taurus di Turki menuju ke pegunungan Alpen di Eropa dan jajaran pegunungan di samudra Atlantik dan Pasifik atau di tempat lainnya yang menahan gerak kecepatan badai 1000 Km perjam lebih pelan-pelan sebagai fungsi gunung dan lembah di seluruh dunia ini????
(15) Jika jam-waktu planet bumi ini dihitung satu tahun =365,25 hari, lalu jam waktu Pluto = 247,7 kali waktu di bumi artinya satuan ukuran waktu Pluto sama dengan 90.472,425 hari satuan ukuran waktu bumi, maka bagaimana menghitung umur jagad raya = 15-18 milyar tahun dan bagaimana angka hitungan waktu awal sampai datangnya titik darah penghabisan jagad-raya-alam kapan hari kiamat dihitung dengan tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit detik manusia warga bumi ini??????
(16) Bagaimana membayangkan waktu yang ditulis oleh pakar fisikawan waktu 10 pangkat minus 34 detik dibandingkan dengan angka umur alam semesta 15 sampai 18 milya tahun bahkan bagaimana menghitung angka waktu kapan datangnya hari kiamat???
(17) Siapakah yang mempunyai ilmu kecakapan yang dapat merencanakan, mengoperasikan, mengatur, mengawasi angka-angka seimbang-sistematis gerak, kecepatan, reaksi kimia, radiasi, grativikasi, gaya, hukum alam, hukum sebab akibat (hukum kausalitas) dan seluruh hukum alam eksakta, sosial dan humaniora sehingga seluruh jagad ini bahkan siapa yang dapat membuat keseimbangan, keselarasan, kontinuitas, konstan, tetap teguh, abadi antar proton-elektron, neutron, seluruh materi sampai galaksi andromeda dan alam semesta ini tetap teguh, tepat, tidak berubah tidak mendahului, tidak terlambat menekuni angka takdirnya selama 15 sampai 18 milar tahun ini???
(17) Khusus Kitab Suci Al-Quran: Al-Quran itu satu-satunya kitab suci yang sucibersih dari kekurangan, tidak dapat diragukan lagi mulai dari bunyi tiap huruf yang jumlahnya 325.345 huruf dan 77.943 buah kalimatnya, 6236 ayat 114 surat 30 juz sampai, isi kandungan, makna yang tersurat dan tersirat leterlijk-filosufis seluruhnya terjaga dihafal luar kepala oleh seluruh umat Islam terutama dalam shalat, sejak awal sampai sekarang dan yang akan datang. Bahkan bahasa Arab Al-Quran sampai sekarang masih dapat difaham mengalahkan bahasa seluruh dunia sementara banyak bahasa lama yang sudah wafat atau hampir mati tidak dikenal oleh manusia lagi. Siapakah manusia yang mempunyai kekuatan menjaga suatu BAHASA (bahasa Arab) dapat tetap hidup selama ribuan tahun ini?
Renungan para filosuf
Kita catat kembali renungan filosufis para filosuf, tentang hikmah rahasia alam semesta, yaitu:
(1) Ontologis – tidak terkalahkan
Anslemn (1033-1109M) seorang teolog ahli filsafat Italia, membayangkan ada sesuatu yang mempunyai suatu sifat, misalnya besar atau hebat, maka di tempat lain ada sesuatu yang melebihi dia lebih besar atau lebih hebat. Jika ditelusuri terus tidak ada habis-habisnya maka ada sesuatu yang lebih besar atau lebih hebat lagi ini. Tetapi akhirnya ada sesuatu yang tidak dapat dikalahkan sama sekali maka yang mengalahkan dan tidak dapat dikalahka itu ialah Tuhan.
(2) Kosmologis asal segala sebab
Thomas Aquinas (1224-1274M), seorang teolog Katholik dan ahli filsafat mengemukakan ada Hukum Kausalitas bahwa apa saja yang ada ini pasti ada sebabnya dan ”sebab” ini sendiri merupakan akibat dari sebab sebelumnya (persis mana yang lebih dahulu ayam apakqh telur ayam). Tetapi akhirya sampailah kepada sebab pertama yang tidak mempunyai sebab, maka suatu wujud yang tidak ada sebab sebelumnya itulah yang disebut Tuhan.
(3) Teleologis serba perencanaan yang sangat teliti
W.R. Mathews menyatakan bahwa melihat keteraturan dan aturan yang sistematis, tertib dan berlangsung dengan sangat tepat dari suatu titik abstrak ke titik-titik berikutnya sebagai proses jalannya lalu lintas alam semesta kehidupan seluruh makhluk yang dapat disebut sebagai Hukum Alam atau Sunnatullah, maka dia yakin pasti ada Dzat yang merencanakan dan mengawasi jalan Hukum Alam ini, maka Matthews mengenukakan teori bahwa yang merencanakan dan mengawasinya adalah Tuhan.
Renungan para filosuf abad 12-13M Anslem, Thomas Aquinas dan W.R Mathews tersebut sudah ditegaskan oleh Al-Quran yang dibawa oleh Rasulullah Saw sekitar tahun 610-632M yaitu bahwa semua itu jawabnya ialah Allah Swt termaktub di dalam Al-Quran:
i. Ontologis tidak terkalahkan
“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat”(S.42 Asy-Syura 11)
“Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”(S.112 Al-Ikhlash 1-4).
“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”(S.57 Alhadid3).
Allah adalah suatu wujud yang memiliki banyak sifat yang tidak terkalahkan, yaitu lebih dahulu, lebih akhir, jelas sekali namun tidak tampak tidak dapat dijangkau melalui panca indra. Ayat-ayat s.21 Al-Ambiya` 22 atau S.6 Al-An’am 103 dapat menambah lagi penjelasan masalah ini.
ii. Kosmologis asal segala sebab
“Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu”(S.6 Al-An’am 101-102).
Dan Al-Quran S.6 Al-An’am 101, S.79 An-Nazi’at 27-30 dan S.41 Fushshilat 9-11, dapat memperjelas masalah ini lebih lanjut.
iii. Teleologis serba perencanaan yang sangat teliti
“Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Menang lagi Maha Penyayang, Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur”(S.31 As-Sajdah 6-9).
Di dalam Al-Quran disamping S.32 As-Sajdah 9-11 diatas dapat juga dicari kejelasannya pada S.59 Al-Hasyr 24, S.2 Al-Baqarah 164, S.2 Al-Hajji 5, 15-17, s.3 Ali Imran 190-191 semua mengarah kepada kebenaran sifat-sifat Allah yang Maha Sempurna.
Dan menjawab semua pertanyaan dalam Bab Tiga di atas ini secara menyeluruh jawabnya ialah Allah yang bersifat serba Maha bahkan Mutlak Maha dalam 20 sifat wajib dan 99 butir Al-Asmaul Husna, yaitu:
(1) Allah itulah yang menciptakan alam semesta dari sebuah titik singularitas menjadi 10.000.MM bintang dan palnet.
(2) Allah itu yang membuat suatu TITIK sebesar gotri speda dari 1000 trilyun derajat C di bawah nol menjadi 1000 trilyun-trilyun derajat C atau lompatan secesar 1000 Trilyun Trilyun Trilyun derajat C.
(3) Allah itu yang memiliki daya-kekuatan dalam waktu sekejap kilat menubahnya dari 1000 T di bawah nol C menjadi 1000TTT sehingga terjadi ledakan maha dahsyatT=trilyun).
(4) Allah itulah yang memiliki kebesaran dan tingginya ilmu tehnologi untuk mengubah dari satu titik sebesar gotri menjadi 10.000 milayar-milyar bintang dan planet,
(5) Allah adalah yang memiliki ilmu tehnologi dan teori untuk membuat alam semesta dengan 10 dimensi, 4 dimensi alam indrawi dan 6 dimensi non indrawi.
(6) Allah itu ialah arsitek Maha Agung yang dapat memberi tempat kepada 10.000 milyar-milyar bitang&planet yang jarak antar galaksi 1.00.000.000. 000 tahun sinar.
(7) Allah itu adalah Dzat yang memiliki sifat Qudrat Iradat yang menciptakan umur virus paling kecil sampai umur seluruh galaksi alam semesta bermilyar-milyar, trilyunan bintang-planet.
(8) Allah adalah Maha Besar manager yang mengatur keselarasan suhu matahari dengan atmosfer dan medan magnet bumi yang memberi rasa nyaman hidup kepada manusia dan semua makhluk.
(9)Allah itulah yang Maha Bijaksana yang mengatur yang menjaga kelestarian, kontinuitas keseimbangan daya yang sangat halus dan teliti antar gravitasi matahari dan gaya sentrifugal planet-planet serta gerak berputar pada sumbunya masing-masing dalam struktur tata surya.
(10)Allah itu yang Maha Pengatur, membuat sistematisasi keseimbangan antar hujan, laut, sungai, samudera, air dengan masing-masing dengan kadar angka tentang sifat, suhu, watak, rasa, warna air itu tersusun dengan sempurna berdasarkan kebutuhan manusia dan makhluk hidup di bumi, serta yang membuat AIR itu hanya ada di planet bumi serta tidak terdapat pada ke-63 macam planet selain bumi.
(11)Allah itu yang menciptakan dan mengatur tegangan permukaan air atau daya potensinya dapat menaikkan air dan zat makanan tetumbuhan dari bawah tanah naik ke pucuk yang paling tinggi pohon kelapa dan pohon raksasa supaya tidak mati.
(13)Allah itulah yang menjaga agar gerak, goncangan dan gempa bumi dari magma di bawah tanah terkendali naik turun ukuran daya jadi meletusnya Gunung-gunung berapi ataukah tidak meletus.
(14)Allah itulah yang menentukan angka-angka perbedaan suhu di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi agar tidak terjadi badai kecepatan 1000 km per/jam, karena tingginya gunung dan rendahnya lembah demikian tetap setia tunduk patuh gunung dan lembah di seluruh dunia ini melakukan tugasnya,
(15) Allah adalah yang menetapkan umur seluruh makhluk mulai dari virus paling kecil sampai galaksi Andomeda dan trilyunan penghuni langit angkasa luar.
(16)Allah itu yang memberi rejeki dari atas dan dari bawah kepada seluruh makhluk di jagad raya ini.
(17)Allah adalah yang memberi nyawa makhluk hidup dan mencabut hak hidup maupun mengambil nyawa seluruh makhluk yang bernyawa.
(18)Allah itulah yang dapat menyelamatkan manusia dan makhluk lainnya dari bencana di darat dan di laut.
(19) Allah adalah yang memelihara alam semesta yang memberi alat indra kepada makhluk hidup yang membedakan gelap gulita dan terang benderang,
(20)Allah adalah yang menjadi pemilik tahta pemerintah yang terlalu lengkap, jeli, rinci sistematis alam semesta seluruh makhluk, alam semesta bersama selutuh penghuni alam semesta.
(21)Allah itulah yang menjadi pengayom dan pelindung atas segala sesuatu dan seluruh makhluk ini dari segala yang menyerangnya.
(22)Allah yang serba Maha itulah yang memilih siapa-siapa yang memperoleh anugerah rahmat barokah-Nya di alam dunia dan di akhirat yang akan datang.
Sekali lagi kita kutip pendapat para tokoh Ilmu Fisika yang dicatat oleh Prpf A.Baiquni,MSc,PhD bahwa hasil penelitian para fisikawan itu telah menumbuhkan 2 poin pernyataan, yaitu:
(1) Kira-kira 15 atau 18 milyar tahun yang lalu semesta alam, energi, materi, ruang dan waktu semua keluar dari SATU TITIK singularitas fisis.
(2) Sebelum peristiwa ini terjadi, maka: (a) Tidak ada energi; (b) Tidak ada materi; (c) Tidak ada ruang; (d) Tidak ada waktu.
Yang harus kita tambahkan (oleh Imam Muchlas) bahwa sebelum ada titik (pada teori Big Bang) itu tidak ada energi, tidak ada materi, tidak ada ruang dan tidak ada waktu, maka yang ada ialah َلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ (Tidak ada apa-apa kecuali Allah)!!!. Allah Mutlak Maha, Allahu Akbar.
Dan jawaban seluruh masalah di atas ialah Dzat yang mempunyai Sifat Wajib 20 dan 99 butir Al-Asmaul Husna yang hanya dimiliki oleh Allah sendiri dan tidak ada tuhan-tuhan di luar agama Islam yang mempunyai 20 sifat dan 99 nama Allah seperti Rukun Iman dalam Islam itu. Allahu Akbar, tidak ada Tuhan kecuali Allah.yang Mutlak Maha.
Secara rinci 99 nama Allah itu disebut dalam hadis riwayat Turmudzi no.3428. Dan asas landasan pemikiran orang beriman ialah ialah Al-Quran.
Al-Quran jalan Mutlak
Sebagaimana tertulis diatas Al-Quran itu satu-satunya kitab suci yang sucibersih dari kekurangan, tidak dapat diragukan lagi seluruhnya masih utuh, tetap, asli, orisinil, mulai dari bunyi tiap huruf kalimat, surat juznya, sampai, isi kandungan, makna yang tersurat dan tersirat leterlijk ataupun filosufis seluruhnya masih utuh lengkap tersimpan, terjaga di dalam kitab ’Ulumul Quran, bunyinya dihafal luar kepala oleh seluruh umat Islam terutama dalam shalat, sejak awal sekali sampai sekarang Insya Allah dan yang akan datang. Bahkan bahasa Arab Al-Quran sampai sekarang masih dapat difaham mengalahkan bahasa seluruh bahasa di dunia sementara banyak bahasa lama yang sudah wafat atau hampir mati tidak dikenal oleh manusia lagi. Dengan meledaknya kemajuan tehnologi elektronika, maka sekarang Al-Quran bukan hanya disimpan di dalam buku, tetapi bunyi dan tulisan Al-Quran sudah disimpan dalam bentuk CD-DVD, HP, Aipet, Tablet, Internet sehingga bunyi dengan lagunya dan tulisan sekaligus dapat disaksikan oleh semua orang dimana saja dan kapanpun juga melalui labtop-komputernya.
Dengan merenungkan data dan fakta yang menggambarkan angka-angka berbagai macam keadaan alam semesta yang sangat luar biasa terurai di atas jika kita berpikir secara kritis mesti menjadi terheran-heran dan taajub kemudian mengingat jawaban atas pertanyaan tersebut kita tidak lain kecuali harus mengucapkan puji kepada Allah.
@ Tafsir Al-Qurthubi (15h25) dalam menganalisa Al-Quran s16a66 mencatat bahwa ayat ini memperingatkan kepada kita bahwa jika timbul hal-hal yang menimbulkan rasa taajub maka hendaklah memuji Allah sebagai Dzat yang Maha Suci mengucapkan puji (Tasbih) ”Subhana Allah”: سبحان الله.
@Tafsir Al-Bahrul Muhith (8h7) mencatat bahwa Allah memerintahkan kepada kita supaya setiap menyaksikan keajaiban, kejadian atau keanehan yang luar biasa hendaklah .shalat, zikir dan memuji Allah dengan bertasbih.
@Dalam kaitan ini As-Suyuthi dalam tafsirnya Ad-Durrul Mantsur (6h357) mengutip hadis riwayat Ath-Thabrani melalui Ibnu ‘Abbas bahwa Rasul Saw memerintahkan kita supaya bertasbih, memuji Allah dengan tahmid dan takbir.
@ Para ulama tafsir Al-Alusi, Ar-Razi, Al-Biqa’i dan Ibnu ’Adil dalam tafsir mereka berkaitan dengan istilah ”Tasbih” mereka mencatat bahwa istilah سُبْحَانَهُ وتعالى artinya ialah perintah Allah kepada kita untuk memaha sucikan Allah.
Ucapan yang diridhoi Allah
Merenungkan kembali hasil penelitian pakar IPTEK dan juga cendekiawan muslim di atas maka tanggapan kita orang yang beriman yang paling diridhoi Allah ialah membaca Tasbih sebagaimana sabda Rasulullah Saw dalam riwayat shahih Muslimberikut:
عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ (رواه مسلم 3985 واحمد 19248)
“Dari Samurah bin Jundub bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Kalimat yang paling disenangi Allah ada 4, yaitu:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَر
“Maha Suci Allah, Segala puji bagi Allah, Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar maka tidak akan mempersulit kalian dengan lafal yang mana saja dari ke-4 kalimat itu dimulai”(HR Muslim no.3985 dan Ahmad no.19248).
@Tafsir Ar-Razi (12h177) mencatat bahwa istilah Akbar dalam Al-Quran S29a44-45 dengan tidak menyebut tandingannya mengandung makna bahwa Allah itu Maha yang satu satunya tidak ada yang Maha kecuali Allah: َاللَّهُ أَكْبَر Allah Mutlak Maha.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!!!
Pemerintah Arab Saudi telah membangun dekat Ka’bah jam raksasa diameter sekitar 40 meter, sisi-sisinya dilapisi dengan 98 juta lembar kaca mosaik setiap sisi jam tertulis lafal Arab ”Allah Akbar” dipasang di atas sebuah pencakar langit besar yang memiliki tinggi total ratusan meter, dilengkapi ribuan lampu yang dapat dilihat dari jarak sekitar 25 kilometer. Seluruh bangunan jam tinggi 251 meter dibangun menelan biaya sebesar 800 juta dolarAS. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!!!
Allah Swt menjanjikan maghfirah yang sangat besar kepada siapa yang mengamalkan shalat Tasbih disebut dalam hadis Nabi Saw bahwa Allah akan memberi ampunan dosa kita yang awal, yang akhir, yang lama , yang baru, yang tidak disengaja atau karena sengaja, dosa yang kecil, dosa yang besar, yang dirahasiakan dan yang tampak jelas, yaitu hadis melalui Ibnu ‘Abbas Hadis diriwayatkan oleh Abu Dawud no.1105, Ibnu Majah no.1376, Turmudzi no.443-444, An-Nasa`i no.1282, yang dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah, Ath-Thabrani yang dinilai hasan oleh Imam Al-Albani dan para ulama yang lain. Shalat ini dinamakan Shalat Tasbih karena di dalamnya diucapkan 300 kali lafal:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَر
َاللَّهُ أَكْبَر

Internet:https://pondokquranhadis.wordpress.com Email:pondokilmu7@gmail.com
Internet:http://imam-muchlas.blogspot.com,Email:h.imam.muchlas.@gmail.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: