Oleh: pondokquranhadis | Januari 27, 2012

ALLAHU AKBAR, ALLAH MUTLAK MAHA

011(11)28                                          Tafsir Tematis Kontemporer

 

ALLAHU AKBAR

Allah itu Mutlak Maha

 

Al-Quran S.79 An-Nazi’at 27-32

   ÷LäêRr&uä ‘‰x©r& $¸)ù=yz ÏQr& âä!$uK¡¡9$# 4 $yg8oYt/ ÇËÐÈ   yìsùu‘ $ygs3ôJy™ $yg1§q|¡sù ÇËÑÈ   |·sÜøîr&ur $ygn=ø‹s9 ylt÷zr&ur $yg9ptéÏ ÇËÒÈ   uÚö‘F{$#ur y‰÷èt/ y7Ï9ºsŒ !$yg8ymyŠ ÇÌÉÈ   ylt÷zr& $pk÷]ÏB $yduä!$tB      ÇÌÊÈ$yg8tãötBur       tA$t7Ågø:$#ur $yg9y™ö‘r& ÇÌËÈ     )النازعات 27-32)

 (27). Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membangunnya,–(28). Dia meninggikan atapnya lalu menyempurnakannya,–(29). dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.–(30). dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.–(31) ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.–(32). dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh”(S.79  An-Nazi’at 27-32).

Tema dan sari tilawah

1.Allah telah menciptakan  langit alam semesta dengan seluruh urusan  yang terkait.

2.Allah menciptakan manusia jauh  lebih mudah dari pada penciptaan alam semesta.

3.Allah telah mendirikan  angkasa  jagad raya ini dan mengembangkan alam semesta sampai  sempurna.

4.Allah telah menciptakan   siang dan malam serta   pergantian siang dengan  malam itu.

5.Allah telah menggelar bumi dan  melimpahkan  air  serta lahan penggembalaan hewan.

6.Allah telah menancapkan gunung-gunung  sangat kuat di bumi .

Masalah dan analisa jawaban

1. Bagaimana sejarah penciptaan alam semesta ini menurut Al-Quran dan bagaimana logikanya? Jawaban sementara :  Menurut Al-Quran Allah menciptakan makhluk-Nya ini dengan firman ”KUN” (Jadilah kau) maka terwujudlah apa yang dikehendaki Allah itu.  Para pakar IPTEK mengajukan teori penciptaan alam ini dengan ”Big Bang Theory”, yaitu: Suatu titik meledak memancarkan isi alam.

2. Bagaimana proses terjadinya manusia menurut  Al-Quran?  Jawaban sementara: Menurut Al-Quran maka Allah menciptakan Adam manusia  yang pertama itu dari tanah dan dengan  firman Allah  ”KUN” selanjutnya untuk anak cucu Adam tercipta melalui suatu proses  berasal dari tanah. Sedangkan para ilmuwan  IPTEK berselisih  pendapat  satu aliran menyatakan terjadinya manusia  itu melalui proses evolusi, sebagian  lagi menolak teori evolusi.

3. Apakah  maksud  Allah bertanya kepada manusia atau mendorong mereka merenungkan masalah penciptaan alam semesta  itu  gampang sekali dan untuk menciptakan manusia jauh lebih gampang?  Jawaban sementara: Dengan merenungkan masalah bahwa Allah menciptakan alam semesta itu gampang maka manusia seharusnya  mengucapkan Takbir Allahu Akbar dengan menghayatinya secara mendalam.

Pendalaman dan penelitian

BAB  SATU

Penciptaan alam semesta

~~Masalah ke-1: Bagaimana sejarah penciptaan alam semesta ini menurut Al-Quran dan bagaimana logikanya? Jawaban sementara :  Menurut Al-Quran,  Allah menciptakan makhluk-Nya ini dengan firman ”KUN” (Jadilah kau)maka terwujudlah apa yang dikehendaki Allah itu. Para pakar IPTEK mengajukan teori penciptaan alam ini dengan ”The Big Bang Theory”: Suatu titik meledak memancarkan  isi alam semesta dan seluruh makhluk.

 

A.  Terjadinya  alam  semesta menurut Al-Quran

           Secara umum Al-Quran mencatat bahwa dalam menciptakan alam dan seluruh makhluk itu Allah cukup dengan berfirman ”KUN” artinya jadilah engkau, maka tiba-tiba terwujud apa yang dikehendaki Allah itu, sebagaimana termaktub dalam Al-Quran ayat-ayat berikut:

!$yJ¯RÎ) ÿ çnãøBr& !#sŒÎ) yŠ#u‘r& $º«ø‹x© br& tAqà)tƒ ¼çms9 `ä. ãbqä3uŠsù    (يس 82)

”Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” Maka terjadilah ia”(S.36 Yasin 82).

~ ”Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, Maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” lalu jadilah  dia(S.2 Al-Baqarah 117)

~ ”Sesungguhnya Perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: “kun (jadilah)”, Maka jadilah ia”S.16 An-Nahl  40)

~ ”Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan, Maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya bekata kepadanya: “Jadilah”, Maka jadilah ia”(S.Ghafir 68).

~ ”tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. apabila Dia telah menetapkan sesuatu, Maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, Maka jadilah ia” (S.19 Maryam 35).

~ ”dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: “Jadilah, lalu terjadilah”, dan di tangan-Nyalah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui”S.6 Al-An’am 73)

1.Pandangan ulama’  klasik

       Menurut para ulama jaman klasik firman Allah ”KUN”  itu harus difaham  secara zhahiriyah  tidak perlu dipikir terlalu jauh, yaitu:

@Tafsir Ath-Thabari (2h544) dalam menganalisa Qs2a117 di atas mencatat  macam-macam pandangan:

~ Sebagian ulma’   menafsirkan ayat-ayat tentang firman Allah ”KUN” itu dengan pandangan yang cenderung filosufis.

~ Sebagian ulama` mengatakan bahwa lafal ini bersifat umum secara zhahiriyah tidak perlu dimaknai secara ta`wil, maka semua wajib  pasrah bahwa Allah itu Kuasa Maha  sehingga dengan  firman Allah  ”KUN” maka sesuatu terwujud  dari tiada ke alam nyata.

@ Pada halaman 312 juz 2 Ath-Thabari mencatat bahwa Allah Maha Kuasa menciptakan segala sesuatu  itu tidak terikat oleh kaitan apapun juga sampai selesai dengan sempurna, sebagaimana  difaham dari firman Allah ini :

£`ßg9ŸÒs)sù yìö7y™ ;N#uq»yJy™ ’Îû Èû÷ütBöqtƒ 4‘ym÷rr&ur ’Îû Èe@ä. >ä!$yJy™ $ydtøBr& 4 $¨Z­ƒy—ur uä!$yJ¡¡9$# $u‹÷R‘‰9$# yxŠÎ6»|ÁyJÎ/ $ZàøÿÏmur 4 y7Ï9ºsŒ ㍃ωø)s? ͓ƒÍ“yèø9$# ÉOŠÎ=yèø9$# ÇÊËÈ   (فصلت12)

     “Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha mengetahui”|(S.41 Fushshilat 12).

@ Ar-Razi  dalam tafsirnya (2h546) mencatat bahwa firman itu tidak berupa suara tetapi langsung perbuatan seperti manusia langsung mengerjakan sesuatu dengan anggota tubuh jasmaninya. Seperti   disebutkan  Allah dalam Al-Quran berikut:

     ” dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur)”(S.30 Ar-Rum 25).

@ Ar-Razi dalam tafsirnya (2h313) menyatakan bahwa ayat-ayat tentang “KUN” ini mengandung 5 macam arti sebagaimana istilah KUN dalam ayat-ayat berikut:

 (1) Penciptaan; (2) Perintah, (3)Vonis putusan hukum;(4) Berita (5) Penyelesaian dan penyempurnaan.

Semua termaktub dalam Al-Quran: 1) Penciptaan:Qs41a12,        2) Perintah:Qs17a23, 3)Vonis putusan hukum;4) Berita: Qs17a4; 5) Penyelesaian dan penyempurnaan: Qs46a29 dan s11a44, s22a29 dan s3a47;

 ~ Pada halaman 97juz13 Ar-Razi dalam menganalisa Qs36a82 menyatakan bahwa tidak boleh ayat “KUN” ini dimasuki oleh teori qiyas dan pemikiran akal bermacam-macam, tetapi kaum Mu’tazilah dan Al-Karamiyah  memahami ayat  KUN ini dikaitkan dengan waktu, mereka dasarkan arti dari Al-Quran s36a82 tertulis awal tulisan ini.

2. Pandangan  Ilmiah ilmuwan  muslim

          Ahmad Baiquni, Prof.M.Sc.PhD (seorang Ahli Atom Pertama Indonesia Ex Kep.Badan Tenaga Atom Nasional) dalam bukunya Al-Quran dan IPTEK (1994:15) membuat hipotesa menjawab masalah  penciptaan alam itu  melalui  Al-Quran S.21 Al-Anbiya` 30 dan S.51 Adz-Dzariyat 47 mencatat sebagai berikut:

óOs9urr& ttƒ tûïÏ%©!$# (#ÿrãxÿx. ¨br& ÏNºuq»yJ¡¡9$# uÚö‘F{$#ur $tFtR%Ÿ2 $Z)ø?u‘ $yJßg»oYø)tFxÿsù ( $oYù=yèy_ur z`ÏB Ïä!$yJø9$# ¨@ä. >äóÓx« @cÓyr ( Ÿxsùr& tbqãZÏB÷sムÇÌÉÈ   (الانبياء 30)

        ”dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?”(S.21 Al-Anbiya` 30)

uä!$uK¡¡9$#ur $yg»oYø‹t^t/ 7‰&‹÷ƒrÎ/ $¯RÎ)ur tbqãèřqßJs9 ÇÍÐÈ   (الذاريات 47)

    “ dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa”(S.51 Adz-Dzariyat 47)

         Dengan membaca Al-Quran S.21 Al-Anbiya1 30 dan Adz-Dzariyat 47  di atas maka difahami secara filosofis maknanya ialah bahwa pada jaman awal terdapat TITIK  singularitas fisis berisi padatanpaduan seluruh materi. Dari suhu dingin 1000 trilyun derajat C dibawah nol tiba-tiba dalam jangka waktu 10 pangkat minus 34 detik  terjadi kenaikan panas menjadi 1000 trilyun-trilyun derajat C (satu 25nol derajat C), sehingga terjadi ledakan maha dahsyat melemparkan padatanpaduan materi dari dalam TITIK tersebut  sehingga terwujudlah jagad raya ini  sebagai gejala yang dinamakan inflasi.  Disebabkan karena berubahnya energi kepada materi (matrialisasi) tidak serentak secara integral bersama kemudian inflasi terhenti  maka di lokasi-lokasi tertentu terjadi konsentrasi  materi dan timbullah benih-benih galaksi di seluruh kosmos.

         Saat itu suhu kosmos 100 milyard derajat C dan karena campuran radiasi dan partikel ini sangat padat maka para pakar menamakannya SOPKOSMOS.

          Bersumber dari Al-Quran S.51 Adz-Dzariyat 47 dan S.79 An-Nazi’at 28 itu dispekulasikan bahwa dari ledakan maha dahsyat tersebut  terbentuklah 100 milyar kali 100 milyard bintang jumlahnya 10.000.MM bintang jika ditulis sama dengan 10.000.000.000.000.000.000.000 buah bintang. Dalam waktu satu detik  sampai 3 menit terjadilah nukleosintesis, maka  hasil dari reaksi  fusi nuklir terbentuklah  atom-atom ringan. Setelah umur alam semesta mencapai 700.000 tahun maka elektron-elektron masuk ke dalam orbit masing-masing membentuk atom melepaskan radiasi sehingga seluruh ruangan menjadi terang benderang.

           Menurut Prof. Baiquni alam semesta mempunyai dimensi sepuluh, yang 4 dimensi ialah alam yang kita hayati sedangkan 6 dimensi lagi tidak kita amati langsung sebab semua tergulung dalam gulungan bulat yang panjang jari-jarinya =10 pangkat minus 32 sentimeter yang manifestasinya berwujud  muatan listrik dan muatan nuklir.

            Prof.Baiquni menambahkannya tinjauan  atas penciptaan alam ini  melalui Al-Quran surat dan ayat berikut: S.21 Al-Anbiya` 30, S.51 Adz-Dzariyat 47, S.41 Fushshilat 11, 12, S.65 Ath-Thalaq 12, S.32 As-Sajdah 4, S.35 Fathir 41, S.21 Al-Anbiya` 104 S.11 Hud 7, Fathir41, S.21 Al-Anbiya`104, terutama makna dari istilah-istilah As-Sama` , Al-Ardhu, Al-Qalam, Ad-Dukhan, Al’Arsy, Al-Ma`u.

Prof.Baiquni menfasirkan  istilah-istilah itu sebagai berikut:

1. As-Sama` , maknanya ialah ”Ruangwaktu” yaitu ruang yang di dalamnya terdapat bintang-bintang, galaksi dan lain-lain.

2. Al-Ardhu, maknanya ialah ”Energimateri”  yakni  bakalan bumi yang sudah ada  sesaat setelah Allah menciptakan  jagad raya yang dari padanya dapat berubah  dari  yang satu kpada yang lain.

3.Al-Qalam,  maknanya ialah ”Saranatulis” yang mencakup karya tulis yang tersirat di dalamnya.

4. Ad-Dukhan, maknanya ialah ”Embun” yaitu gejala yang ditemukan pada suatu sistem yang mendingin dari suhu yang sangat tinggi  trilyun-trilyun derajat (trilyun kuwardrat).

5. Al’Arsy.  Maknanya ialah ”Pemerintahan yang lengkap dengan sarana, aparatur dan peraturannya—Pemerintahan Allah.

6. Al-Ma`, maknanya ialah ”Zatalir”  sangat mirip dengan istilah ”Sopkosmos” yaitu zat yang rapatlengkat tetapi dapat menglir pada suhu yang  sangat tinggi.

          Baiquni menambahkan  bahwa  hasil penelitian para  fisikawan itu telah menumbuhkan dua poin pernyataan, yaitu:

(1) Kira-kira 15 atau 18 milyar tahun yang lalu semesta alam, energi, materi, ruang dan waktu semua keluar dari SATU TITIK singularitas  yang menyimpan daya potensi yang luar biasa.

(2) Sebelum peristiwa ini terjadi, maka:  (a) Tidak ada energi; (b) Tidak ada materi; (c) Tidak ada ruang;  (d) Tidak ada waktu.

          Pernyataan di atas ini masih harus kami (oleh Imam Muchlas) tambahkan bahwa sebelum ada titik (pada teori Big Bang) itu tidak ada  energi, tidak ada materi, tidak ada ruang dan tidak ada waktu, maka yang ada ialah Allah yang Mutlak Maha ”La ilah illa Allah” =Tidak ada apa-apa keculai Allah.

B. Penciptaan Alam menurut ilmuwan-IPTEK

        Para pakar Ilmu Fisika mengemukakan Teori Big Bang  yaitu: suatu teori yang menguraikan  terjadinya alam semesta, bahwa alam semesta ini berasal dari suatu titik lalu meledak dengan dahsyat memancarkan pecahan dan isi titik tadi ke segala penjuru kemudian terwujudlah alam semesta yang salah satu dari akibat ledakan tersebut ialah galaksi Bima Sakti tempat alam kehidupan kita sekarang ini. Di luar Bima Sakti masih banyak sekali galaksi-galaksi lain di atas angkasa luar.

         Akan tetapi para pakar ilmu fisika tidak berhasil melakukan penelitian secara sempurna,  teori fisika hanya bisa menjelaskan sampai waktu plank (10 pangkat  minus 44 detik setelah Big Bang) ini adalah periode waktu terkecil yang dapat dijelaskan oleh teori fisika saat ini. Proses yang memakan waktu lebih kecil dari ini tidak dapat dijelaskan oleh teori fisika yang ada,  karena pada skala itu waktu tidak lagi kontinyu tapi melompat-lompat dan terputus-putus

 

Volume besarnya  Alam Semesta

      Benda pertama kali wujud di alam ialah apa yang dinamakan Titik Singularitas atau Oeratom ada yang mengatakan Ylem, dari Ylem ini lalu terbentuk jagad raya, yang tediri dari  100 milyar galaksi bahkan lebih. Tahun 1929 Edwin Habble menyatakan bahwa semua galaksi berjalan menjauhi kita dengan cara dan ukuran tertentu. Tahun 1930 Georges Lamaitre menyatakan bahwa dari ledakan yang terlalu hebat (menurut Teori Bang-Bang itu), maka terlemparlah  100 milyar galaksi ke segala penjuru (salah satunya ialah galaksi Bima Sakti). Jari-jari Galaksi Bima Sakti kita ini menurutnya  ada  13,23 miliar tahun sinar (Satu detik tahun sinar=300.000 Km). Dan jarak antar galaksi  yang  paling jauh  adalah  1.00.000.000.000 tahun sinar (Seratus milyar tahun sinar(Satu detik=300 Km) jadi langit itu berapa luasnya???

         Secara ilmiah langit atau wadah alam semesta ini tidak terbatas, sedangkan yang diketahui manusia hanyalah sebagian kecil dari jagat raya seluruhnya, sebab alam semesta ini   berkembang terus menerus saling menjauh. Kita bayangkan ibaratnya adalah bahwa Bumi kita ini  persis seperti sebutir debu di padang pasir semesta alam yang tak terhingga terlalu besar jauh lebih luas dari pada padang pasir Gobi, padang pasir Prairi dan padang pasir di Timur Tengah atau Afrika.

Angka perbandingan benda-benda langit sekitar kita

Jarak,garis-tengah, kepadatan,jarak ke matahari,putaran pada sumbunya

Bintang     Planet Jarak dari matahari/Km   Diameter

    (Kilometer)

Padat

Air=1  

Mengitari

Matahari

SatuXputar Diporosnya
Bintang ————— 1.392.000Km 1,4 ———— 15,38 hari
Bulan ————— 3.476Km 3,34 ———— 27, 32hari
Merkuri 56jutaKm 4.850Km 5,4 58hari 59,     hari
Venus 108 juta 12.140Km 5,2 224hari 244hari
Bumi 150jutaKm 12.756Km 5,52 365,25har 23jam56m
Mars 228jutaKm 62.790Km 3,9 687hari 24jam37m
Jupiter 778jutaKm 142000Km 1,34 11,9hari  9jam50m
Sturnus 1.427jutaK 120.200Km 0,70 29,5tahun 10jam14m
Uranus 2.870jutaK 49.000Km 1,58 84tahun 10jam49m
Neptuns 4.497jutaK 50.200Km 2,3 164,8th 15jam48m
Pluto 5.900jutaK 6.400Km —— 247,7th 153jam

          *)Keith Wicks Bintang&Planet 1985,h18

 

Catatan; Angka angka  perjalanan bumi mengelilingi matahari  satu kali putar = 365,25 hari. Kemudian  jika  kita  menjadi penduduk atau hidup di  planet PLUTO maka  umur kita harus dihitung dengan jam waktu di Pluto SATU-TAHUN  Pluto  = 247,7 X  365,25 hari  manusia di bumi, setahun Pluto = 90.472,425 hari bumi.  Jika seandainya  umur alam  semesta ini sekarang sudah  15 ada yang mengatakan 18 milyar tahun, maka  tidak mampu kita memperkirakan sedikitpun  berapa hari  waktu di bumi kita. 

@ Sejarah perkembangan planet bumi

 Sejarah perkembangan planet bumi dari jaman awal sampai ke jaman  sekarang ialah sebagai berikut:

I.Waktu Plestosin = 10.000 juta tahun sampai 2.000 juta tahun yang silam dinamakan dengan    Jaman Paleosoikum yang terbagi dalam beberapa masa, yaitu:

1.Masa Kambrium 600-500 juta tahun

2.Masa Ordovisum 500-440 juta

3.Masa Silur 440-400 juta tahun

4.Masa Devon 400-350 juta tahun

5.Masa Karbon 350- 270 juta tahun

6.Masa Perm  270-225 juta tahun

II. Jaman  Tersier-Mesosoikum terbagi  dalam  beberapa periode:

1.Masa Trias 225-180 juta tahun

2.Masa Jura   180-135 juta tahun

3.Masa Kapur 135-70 juta tahun

III. Masa Kwarter

1..Waktu Paleosen 70-60 juta tahun

2/.Waktu Eosen  60-40 juta tahun

3.Waktu Oligosen 40-25 juta tahun

4.Waktu Miosen  25-10 juta tahun

5.Planet Bumi (1985:10) mencatat sebagai berikut).

IV Sekitar 4.500 juta tahun bumi terbentuk dan masih berwujud lautan api  cairan (lava) batu-batuan dan gas menyala meleleh mendidih (seperti jenang) dodol, tetapi makin lama makin berkurang panasnya terakhir menjadi dingin.

V. Sekitar 3000 juta tahun yang lalu, makhluk hidup mulai tumbuh di laut, yaitu ganggang laut.

VI Dari ganggang laut terbentuk zat asam, zat asam oleh sinar matahari   dibentuk atmostfir ozon, tugasnya menyerap sianr wungu matahari (berbahaya).

VII. Bumi mengalami proses pembentukan calon laut calon daratan, calon gunung, daratan, danau,  sungai dan yang lain.

VIII.Zat asam menghembuskan zat hayat ke dalam planet bumi

IX Dalam jangka yang cukup lama maka bumi menjadi dingin

X.Dalam jangka waktu yang mendukung maka bumi sebagian bumi tertutup Es 

XI  Es yang mencair membentuk lautan ataupun danau serta sungai bengawan

XII  600 juta tahun yang lalu air laut menyerbu daratan, amfibi tumbuh di laut

XIII Diduga  500 juta tahun awal sejarah bumi, dia mengalami perubahan dan pergolakan  iklim yang hebat

        ~350 juta tahun yang lalu, tumbuh serangga dan binatang darat

XIV.140 juta tahun yang lalu peta bumi mulai  berbentuk seperti sekarang, terbagi ke dalam periode brrikut:

        ~35 juta tahun silam merupakan jaman terakhir jaman ES menutupi bumi utara.

          ~ 25 juta tahun yang lalu, manusia kera nenek moyang manusia  muncul. Dinosaurus  lenyap, muncul sejenis burung.

@ Tata  surya teratur sangat sempurna, lengkap sekali

          Di alam semesta khususnya tata-surya ini, terdapat sistem yang bekerja dengan sistematis jumlahnya  terlalu banyak tidak terhitung banyaknya. Termyata Allah  telah menciptakan alam semesta ini  lengkap dengan seluk-beluknya yang sangat rinci sekali terlalu  jeli dan detail sampai yang paling  kecil sendiri (njlimet banget, contohnya:

1.      Energi matahari

Kita renungkan baik-baik  bahwa matahari itu terbuat dari pusaran nyala api raksasa yang memancarkan potensinya  sampai berjuta-juta kilometer dari permukaannya yang menyala. Tetapi, atmosfer (lapisan udara) dan medan magnet bumi menyaring semua sinar matahari yang membahayakan kehidupan manusia.

2.  Keseimbangan dan keserasaian

Di dalam  struktur tata surya itu, terdapat keseimbangan yang sangat halus dan teliti yang menahan planet-planet dalam tata surya agar tidak terlepas dari sistem tata surya itu, jelas di sana terdapat keseimbangan antara gravitasi (gaya tarik) matahari dan gaya sentrifugal planet-planet serta gerak berputar masing-masing  pada sumbunya. Otomatis sistematis  keseimbangan yang sangat halus cermat dan jeli yang telah ditetapkan Allah ini berlangsung terus dalam hukum keseimbangan.   Dan keseimbangan demikian diciptakan secara tersendiri untuk setiap unit planet, bahkan seluruh makhluk semua ini tidak mungkin terjadi secara kebetulan.

3. Samodra  penjaga  keseimbangan

             Melihat hujan, laut, sungai, samudera, air minum yang mengalir saat kita membuka keran maka hal yang sangat penting dicamkan dalam dada kita  di sini ialah bahwa air itu sama sekali tidak terdapat pada ke-63 planet dan benda angkasa lain.   Selain samudra yang mengandung massa air dalam jumlah besar, ada beragam sumber air lainnya yang saling berbeda dalam ukuran dan sifatnya, misalnya sungai dan danau kecil. Sebagian air ini terlalu asin untuk diminum, tetapi sebagian yang lain rasanya tawar. Jelas di sana ada sistematisasi keseimbangan segala macam air yang telah disusun dengan  sangat sempurna berdasarkan kebutuhan semua makhluk hidup di bumi.                    .

Awan dan hujan terjadi karena penguapan sejumlah besar massa air dan airmempunyai potensi yang besar untuk menarik dan menahan panas. Karena alasan inilah, massa air yang besar dalam samudra dan laut, menjaga keseimbangan iklim di dunia ini.

Keberadaan samudra, benar-benar bermakna sangat penting, karena kurang memantulkan sinar matahari sebaliknya daratan  lebih banyak memantulkan sinar, samudra lebih banyak menerima energi matahari, namun  panas samodra tersebar secara lebih berimbang. Sehingga karena itu, samudra mendinginkan wilayah khatulistiwa dan mencegahnya agar tidak terlalu panas, dan juga menghangatkan air di wilayah kutub agar tidak benar- membeku keras.

4. Tegangan(lengket-ketat) permukaan air

         Tegangan, lengket, ketat permukaan air artinya ialah suatu daya tarik oleh air di permukaan (contohnya seperti  jika kita taruh jarum ke air dengan rata benar maka jarum tidak tenggelam). Maka dengan kekuatan ini dari semua rerumputan yang paling rendah sampai pohon-pohon yang  paling tinggi dapat menghantarkan air dan zat-zat makanan atau nutrisi yang mereka bawa dari tanah sampai ke batang-batang dan pucuk  daun-daun yang paling ujung. Tegangan lengket, ketatnya permukaan air ini mengalahkan  benda cair yang lainnya manapun juga dan keistimewaan ini memiliki dampak biologis yang luas bagi kehidupan di bumi. Dengan adanya tegangan permukaan air, maka umbuh-tumbuhan dapat membawa air yang diperoleh dari  kedalaman tanah naik ke atas sampai puluhan  meter tingginya di atas permukaan, semuanya tanpa harus memiliki sistem otot atau pompa.

       Dalam dunia struktur rancangan manusia, tangki tekanan udara (pompa air) suatu sistem yang benar-benar rumit -diperlukan untuk membawa air dari bawah tanah  naik ke sampai lantai ke-100 paling atas hotel berbitang. Sedangkan tumbuh-tumbuhan air dari dalam tanah dapat naik ke atas mencapai puncak tertinggi dari tumbuh-tumbuhan hanya dengan tegangan lengket, ketatnya permukaan air. Saluran di dalam akar tumbuh-tumbuhan dan barik-bariknya dirancang sedemikian rupa sehingga memanfaatkan tegangan permukaan air naik ke atas dan semakin ke atas, saluran ini menjadi semakin sempit dan semakin sempit sehingga memungkinkan air “merambat” terus.

        Jika tegangan lengket, ketatnya permukaan air atau daya potensinya lemah, seperti pada kebanyakan benda cair lainnya, maka air  atau zat makanan tumbuh-tumbuhan darat tidak mampu menaikkan  air atau zat makanannya ke atas sehingga tumbuhan ini  tidak akan bisa hidup. Hal ini akan berdampak buruk bagi semua makhluk hidup di planet ini. Namun demikian, karena air maupun tumbuh-tumbuhan diciptakan Allah dengan sistem yang sempurna, masalah seperti itu tidak pernah terjadi di dunia.  Semua menjadi ayat-ayat Allah di hadapan pengelihatan manusia.

 

 

5. Peran pegunungan dalam memperkuat kerak bumi

            Jika tidak ada sistem yang menjaga agar gerakan,  goncangan dan gempa bumi ini terkendali, maka akan terjadi terus-menerus gempa atau sunami di bumi sehingga dunia ini benar-benar tidak dapat dihuni makluk hidup. Namun, pegunungan dan jaringan di bawah tanah sangat mengurangi gerak bawah tanah dan meredam goncangan-goncangan besar.

Pegunungan juga berperan mempertahankan keseimbangan dalam memabgi-bagi   panas ataupun energi.   Perbedaan suhu di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi adalah sekitar 100 derjat Celsius. Jika suhu naik sekian maka akan terjadi badai dengan kecepatan 1000 km per jam, maka  jelas akan membinasakan kehidupan di bumi. Tetapi permukaan bumi yang tidak rata menghalangi kecepatan aliran angin yang sangat  kencang karena perbedaan suhu udara seperti itu. Jajaran pegunungan yang terbentang dari Gunung Himalaya dari Cina, sampai Taurus di Turki menuju ke pegunungan Alpen di Eropa dan jajaran pegunungan di samudra Atlantik dan Pasifik-pun    juga bertugas  persis seperti ini juga.

        Allah sudah menciptakan dunia tempat kita tinggal ini dengan cara yang betul-betul sempurna.

BAB  DUA

Kejadian manusia

          Masalah ke-2: Bagaimana proses kejadian manusia menurut  Al-Quran?  Jawaban sementara: Kejadian manusia diperselisihkan oleh para pakar,   satu aliran menyatakan terjadinya manusia  itu melalui proses evolusi. Sebagian  lagi menolak teori evolusi. Menurut Al-Quran maka Allah menciptakan manusia  yang pertama itu dari tanah kemudian dengan firman ”KUN” sedangkan untuk anak cucu Adam tercipta melalui suatu proses  asal dari tanah.

           Adam sebagai manusia pertama Allah  menciptakannya  diterangkan Allah di dalam Al-Quran berfirman:

            Kejadian manusia menurut Al Quran ada dua macam keterangan, yaitu tentang kejadian Adam dan kejadian manusia anak keturunan Adam; Al-Quran s76a7-8 menyatakan bahwa pada awalnya manusia itu tidak ada, bahkan tidak dapat dibicarakan

a.         Kejadian Adam

Al-Quran S.76 Al-Insan 2 termaktub di atas menjelaskan kejadian Adam dan manusia anak keturunan Adam maka lebih jelas lagi disebut dalam S.32 As-Sajdah 7 – 8, yaitu (terjemahannya) :

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنْسَانِ مِنْ طِينٍ()ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِنْ سُلَالَةٍ مِنْ مَاءٍ مَهِينٍ( السجدة 8)

“Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan dengan sebaik-baiknya. Dan yang memulai penciptaan manusia itu dari tanah liat. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani)”. (S. 32 As-Sajdah 7 – 8).

            Oleh karena itu ketentuan tentang kejadian Adam kita himpun dari ayat-ayat terkait. Dan jika kita boleh membuat spekulasi atau dugaan sementara maka kejadian itu seperti analisa berikut :

            1)         Adam diciptakan Tuhan dari tanah, disebut dengan “Turab”  artinya debu, maksudnya tanah yang kering. Ini disebut dalam Al-Quran dalam S. 3 Ali ‘Imran 59, S. 18 Al-Kahfi 37, S. 22 Al-Hajji 5, S. 30 Ar-Rum 20, S. 35 Fathir 11, S. 40 Al-Mu’min 67;

            2)         Adam diciptakan Tuhan dari tanah liat, disebut dengan “Thin” artinya tanah bercampur air. Ini disebut Al-Quran yaitu : S.32 As-Sajdah 7 (tersebut diatas), S. 7 Al-A’raf 12, S. 38 Shad 71. Berikut kutipan Al-Quran tentang tanya jawab Tuhan dengan Iblis, yaitu :

قَالَ يَاإِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِينَ()قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ( ص75-76)

 “Allah berfirman : “Hai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada (Adam) yang telah ku ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang lebih tinggi?” Iblis berkata : “Aku lebih baik dari padanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia Engkau ciptakan dari tanah liat” (S. 38 Shad 75 – 76).

            3)         Adam diciptakan Tuhan dari tanah kering hitam terbentuk “Hama`in”  artinya ialah tanah hitam yang kering, berbunyi jika dikenai oleh sesuatu. Makna ini dapat diperhatikan dari Tafsir Al-Kasysyaf, Mufradat dari  Ar-Raghib dan tafsir-tafsir lain. Jika dikaitkan dengan kata-kata “Masnun” yang artinya dituang dan dibentuk, maka kira-kira maksudnya ialah : Penciptaan manusia itu mula-mula dari tanah kering, lalu dicampur dengan air, kemudian dibentuk, setelah kering menjadi keras.

            Tuhan menyebut kejadian Adam dari tanah kering hitam ini dalam S. 15 Al-Hijru ayat 26, 28, 33. Allah berfirman :

šYn=y{ z`»|¡SM}$# `ÏB 9@»|Áù=|¹ ͑$¤‚xÿø9$%x. ÇÊÍÈ   t,n=yzur ¨b!$yfø9$# `ÏB 8l͑$¨B `ÏiB 9‘$¯R ÇÊÎÈ   )الرحمن 14-15(

            “Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti (halnya) periuk belanga; dan Dia menciptakan jin dari nyala api” (S. 55 Ar-Rahman 14-15).

                        Perlu kita ingat bahwa ayat-ayat yang menerangkan masalah kejadian Adam seperti itu adalah termasuk ayat yang “Mutasyabih” (tidak tegas) dan untuk memahamkannya harus berpegang teguh kepada ayat yang “Muhkam”(sangat jelas dan tegas sekali). Untuk masalah disini ialah bahwa tidak ada sesuatu-pun yang menyamai Allah dalam segala-galanya disebut di dalam Al-Quran  S. 112 Al-Ikhlash 3 – 4, S. 42 Asy-Syura 11).

1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.

2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

4. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.

 ”(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha mendengar dan melihat (S.42 Asy-Syura 11).

b.   Kejadian anak keturunan Adam

            Ayat-ayat tentang kejadian Adam ternyata lebih sulit difaham dan lebih sukar ditafsirkan daripada ayat-ayat yang berkenaan dengan proses kejadian anak keturunan Adam. Tentang proses kejadian anak keturunan Adam adalah sebagai berikut :

1) Manusia, anak keturunan Adam dijadikan oleh Tuhan dari suatu proses berasal dari tanah.  Sebagaimana kita maklumi bahwa tanah setelah mendapat air akan menjadi lahan untuk tumbuhnya berbagai macam tetumbuhan yang hidup. Tumbuh-tumbuhan akan memberikan bahan makanan bagi makhluk hidup kemudian secara langsung atau tidak langsung semua itu dapat menjadi bahan makanan manusia, bahkan sebagian dari bahan-bahan tersebut ada yang dapat menyuburkan manusia guna lebih memungkinkan tumbuhnya anak keturunan.

            Allah berfirman dalam Al-Quran sebagai berikut : Artinya “Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah” (S. 23 Al Mu’minun 12).

            Berkaitan dengan kejadian manusia anak keturunan Adam memang berlaku menurut hukum alam “Sunnatullah” yang universal abadi, pendekatannya melalui Ilmu Antropologi, Ilmu Kedokteran, Ilmu Biologi dan ilmu-ilmu tentang manusia.

2)         Anak keturunan Adam diciptakan Tuhan dari suatu proses yang bermula dari air. Yaitu disebut dalam Al-Quran S. 32 As-Sajdah 8 diatas dan disebut dengan “Air” (mani) dalam QS. 25 Al-Furqan 54, QS. 77 Al-Mursalat 20, QS. 86 Ath-Thariq 6: Disebut dengan Nuthfah dalam QS. 18 Al-Kahfi, 37, QS. 76 Al-Insan 2, QS. 36 Yasin 77 dan lain-lain.

3)         Proses selanjutnya manusia diciptakan Tuhan dari Nuthfah, menjadi “Alaqah” yaitu sesuatu yang bergantung di dinding rahim. Allah berfirman:

$yg•ƒr¯»tƒ â¨$¨Z9$# bÎ) óOçFZä. ’Îû 5=÷ƒu‘ z`ÏiB Ï]÷èt7ø9$# $¯RÎ*sù /ä3»oYø)n=yz `ÏiB 5>#tè? §NèO `ÏB 7pxÿõܜR §NèO ô`ÏB 7ps)n=tæ ¢OèO `ÏB 7ptóôҕB 7ps)¯=sƒ’C Ύöxîur 7ps)¯=sƒèC tûÎiüt7ãYÏj9 öNä3s9 4 ”É)çRur ’Îû ÏQ%tnö‘F{$# $tB âä!$t±nS #’n<Î) 9@y_r& ‘wK|¡•B §NèO öNä3ã_̍øƒéU WxøÿÏÛ ¢OèO (#þqäóè=ö7tFÏ9 öNà2£‰ä©r& ( Nà6ZÏBur `¨B 4†¯ûuqtGムNà6ZÏBur `¨B –Štãƒ #’n<Î) ÉAsŒö‘r& ̍ßJãèø9$# Ÿxø‹x6Ï9 zNn=÷ètƒ .`ÏB ω÷èt/ 8Nù=Ïæ $\«ø‹x© 4 “ts?ur šßö‘F{$# Zoy‰ÏB$yd !#sŒÎ*sù $uZø9t“Rr& $ygøŠn=tæ uä!$yJø9$# ôN¨”tI÷d$# ôMt/u‘ur ôMtFt6/Rr&ur `ÏB Èe@à2 £l÷ry— 8kŠÎgt/ ÇÎÈ  

 

“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.” (S.22 Al-Hajji 5).

4)         Dari segumpal darah, diciptakan Tuhan menjadi “Mudhghah” yaitu segumpal daging. Dari daging Tuhan menciptakan sebagiannya menjadi tulang. Kemudian berlangsung proses perkembangan dan penyempurnaan. Keterangan Al-Quran yang terurai ini terdapat dalam S.22 Al-Hajji 5 dan S. 23 Al-Mu’minun 12 – 15; Ayat-ayat lain seperti S. 96 Al-‘Alaqah 2, S. 40 Al-Mu’min dan S.75 Al-Qiyamah 38.

   Berkenaan dengan kejadian manusia ini junjungan kita Nabi Muhammad saw. menjelaskan dalam sebuah hadis yang dicatat oleh Bukhari Muslim sebagai berikut :

عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ قَالَ عَبْدُ اللَّهِحَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوقُ قَالَ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَبْعَثُ اللَّهُ مَلَكًا فَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ وَيُقَالُ لَهُ اكْتُبْ عَمَلَهُ وَرِزْقَهُ وَأَجَلَهُ وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيدٌ ثُمَّ يُنْفَخُ فِيهِ الرُّوحُ فَإِنَّ الرَّجُلَ مِنْكُمْ لَيَعْمَلُ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجَنَّةِ إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ كِتَابُهُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ وَيَعْمَلُ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ النَّارِ إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ (رواه البخاري 2969 ومسلم 4781)

Dari Zaid bin Wahb berkata ‘Abdullah telah bercerita kepada kami Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dia adalah orang yang jujur lagi dibenarkan, bersabda: “Sesungguhnya setiap orang dari kalian dikumpulkan dalam penciptaannya ketika berada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian menjadi ‘alaqah (zigot) selama itu pula kemudian menjadi mudlghah (segumpal daging), selama itu pula kemudian Allah mengirim malaikat yang diperintahkan empat ketetapan dan dikatakan kepadanya, tulislah amalnya, rezekinya, ajalnya dan sengsara dan bahagianya lalu ditiupkan ruh kepadanya. Dan sungguh seseorang dari kalian akan ada yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan surga kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni neraka dan ada juga seseorang yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan neraka kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni surga”( HR Bukhari no.2969 dan Muslim no.4781).

            Demikianlah keterangan Al-Quran dan Hadits Rasul Saw. tentang kejadian manusia, Adam dan anak keturunannya.

BAB  TIGA

Allahu Akbar

    ~~Masalah ke-3: Apa maksud  Allah bertanya dan mendorong manusia merenungkan masalah mudahnya Allah menciptakan alam semesta sehingga  sangat mudah Allah menciptakan manusia ini?  Jawaban sementara: Melihat fakta dan data maupun teori para pakar spesialis tentang asal usul dan perkembangan alam semesta itu seharusnya manusia memuji Allah membaca Tasbih-Tahmid dan Takbir “Allah Akbar”.

@    Fakta dan data:

        Alangkah indahnya jika seandainya kita renungkan  kembali asal-usul alam semesta dan manusia serta perkembangannya itu melalui beberapa pertanyaan berikut:

(1). Bagaimanakah kita membayangkan asal usul terjadinya alam semesta  dari suatu titik- singularitas  fisis, meledak menyebarkan galaksi, bintang dan planet, penghuni alam semesta ini yang  jumlahnya  100 milyar galaksi masing-masing dengan  100 milyard bintang sehingga jumlahnya menjadi 10.000.MM sama dengan 10.000.000.000.000.000.000 buah bintang/planet?.

(2) Bagaimana gambaran  proses pecahnya suatu  TITIK singulariras fisis (kira-kira sebesar gotri speda atau sebuah Klentheng = biji randu) ini  dengan  suhu dingin 1000 trilyun derajat C di bawah nol (below zero) dengan tiba-tiba dalam jangka waktu  10 pangkat minus 34 detik  terjadi kenaikan panas menjadi 1000 trilyun-trilyun derajat C (Angka satu  dengan 25nol derajat C) suhu melompat  1000 trilyun trilyun trilyun derajat C?.

(3) Berapa PK, watt listrik, energi atau daya-kekuatan untuk mendinginkan terlalu/maha sesuatu TITIK singularitas dalam  sekejap kilat mengubahnya  terbalik menjadi panas terlalu/maha dahsyat sehingga terjadi ledakan atau dentuman maha dahsyat, yang juga menimbulkan suara yang terlalu dahsyat pula???.

(4) Seberapa  tingginya ilmu tehnologi  untuk mengubah dari satu titik terlalu kecil menjadi 10 milyar galaksi dengan  10.000 milayar-milyar bintang  dan seluruh penghuni alam semesta???.

(5) Tehnologi yang bagimana teori untuk membuat alam semesta dengan  10 dimensi (4 dimensi alam indrawi dapat kita saksikan dengan panca indra lahir dan 6 dimensi alam gaib tersembunyi dalam gulungan pita yang panjang jari-jarinya =10 pangkat minus 32 sentimeter yang manifestasinya berwujud  muatan listrik dan muatan nuklir???.

(6) Arsitek mana yang dapat  memberi tempat kepada  10.000 milyad-milyar bitang/planet atau jagad raya alam semesta yang salah satu galaksinya Galaksi Bima Sakti kita ini bahwa jari-jarinya menurut  ilmuwan Swiss jauhnya  13,23 miliar tahun sinar (Satu detik tahun sinar=300.000 Km). Dan jarak antar galaksi  yang  paling jauh  adalah  100.000.000. 000 tahun sinar ???

 (7) Bagaimana menghitung umur kita dan cara memelihara hidup kita, jika seandainya kita menjadi penduduk planet Pluto  alias umur kita  harus dilipatkan 247,7 kali., bagaimana pula jika kita menjadi penduduk planet Yupiter satu tahun kita menjadi 11,9 hari saja bukan 365,25  hari atau planet-planet berikut???

(8) Siapakah  arsitek yang dapat  merenacakan, mengatur, menjaga kelestarian serta mengawasi jalannya air atau zat makanan dari bawah tanah dapat naik melalui batang  seluruh tumbuh-tumbuhan atau pepohonan  sampai puncak paling tinggi misalnya pohon kelapa yang mana  tehnik ini yang ditiru oleh perancang pompa air untuk menaikkan air dari dalam tanah  naik sampai ke lantai no.100  paling atas hotel berbintang???  

(9) Siapakah yang menjadi manager yang membuat matahari menjadi pusaran nyala api raksasa dibarengi dengan  atmosfer  dan medan magnet bumi yang menyaring semua sinar matahari yang membahayakan kehidupan manusia ???.

(10) Bagaimana mengatur dan menjaga kelestarian, kontinuitas keseimbangan daya yang sangat halus dan teliti antar gravitasi  matahari dan gaya sentrifugal planet-planet serta gerak berputar pada sumbunya dalam  struktur tata surya ini???

(11)  Siapa pula yang membuat sistematisasi keseimbangan antar hujan, laut, sungai, samudera, air dengan masing-masing sifat, suhu, watak, rasa, warna  air itu tersusun dengan sempurna berdasarkan kebutuhan manusia dan makhluk hidup di bumi???.

(12) Siapa yang menciptakan dan mengatur tegangan permukaan air atau daya potensinya sehingga dapat menaikkan air dan zat makanan tetumbuhan dari bawah tanah naik ke pucuk yang paling tinggi pohon kelapa dan pohon raksasa, padahal jika potensi tersebut lemah, tidak mampu menaikkan  air atau zat makanannya maka tumbuhan dan semua makhluk hidup akan mati, tidak dapat hidup???

(13) Siapa  yang menjaga agar gerak, goncangan dan gempa bumi dari pegunungan atau magma di bawah tanah terkendali  tidak terus-menerus terjadi di bumi sehingga gerakan bawah tanah ini  merendah  lalu  goncangan-goncangan itu berhenti???

(14) Siapa lagi  yang menentukan angka-angka perbedaan suhu di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi agar tidak terjadi badai kecepatan  1000 km per/jam; Siapa yang membuat gunung dan  lembah jajaran pegunungan yang terbentang dari Gunung Himalaya dari Cina, sampai Taurus di Turki menuju ke pegunungan Alpen di Eropa dan jajaran pegunungan di samudra Atlantik dan Pasifik  atau di tempat lainnya yang menahan gerak kecepatan badai  1000 Km perjam lebih pelan-pelan sebagai fungsi gunung dan lembah di seluruh dunia ini????

(15)  Jika jam-waktu  planet bumi ini dihitung satu tahun =365,25 hari, lalu jam waktu Pluto = 247,7 kali waktu di bumi artinya satuan ukuran waktu Pluto sama dengan 90.472,425 hari satuan ukuran waktu bumi, maka bagaimana menghitung  umur jagad raya = 15-18 milyar tahun dan bagaimana angka hitungan waktu awal sampai datangnya titik darah penghabisan  jagad-raya-alam kapan hari kiamat dihitung dengan tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit detik manusia warga  bumi ini??????

(16) Bagaimana membayangkan waktu yang ditulis oleh pakar fisikawan waktu  10 pangkat minus 34 detik dibandingkan dengan angka umur alam semesta 15 sampai 18 milya tahun bahkan  bagaimana menghitung angka waktu kapan datangnya hari kiamat???

 (17)  Siapakah yang mempunyai ilmu kecakapan yang dapat merencanakan, mengoperasikan, mengatur, mengawasi angka-angka seimbang-sistematis  gerak, kecepatan, reaksi kimia, radiasi, grativikasi, gaya, hukum alam, hukum sebab akibat (hukum kausalitas) dan seluruh hukum alam eksakta, sosial dan humaniora sehingga seluruh jagad ini bahkan siapa yang dapat membuat keseimbangan, keselarasan, kontinuitas, konstan, tetap teguh, abadi antar proton-elektron, neutron, seluruh materi sampai  galaksi andromeda  dan alam semesta ini tetap teguh, tepat, tidak berubah tidak mendahului, tidak terlambat menekuni angka takdirnya selama 15 sampai 18 milar tahun ini???

 (17) Khusus Kitab Suci Al-Quran:    Al-Quran itu satu-satunya kitab suci yang sucibersih dari kekurangan, tidak dapat diragukan lagi mulai dari bunyi tiap huruf yang jumlahnya 325.345 huruf dan 77.943 buah  kalimatnya,  6236 ayat  114 surat 30 juz sampai, isi kandungan, makna yang tersurat dan tersirat leterlijk-filosufis seluruhnya terjaga dihafal luar kepala oleh seluruh umat Islam terutama dalam shalat, sejak awal sampai sekarang dan yang akan datang. Bahkan bahasa Arab Al-Quran sampai sekarang masih dapat difaham mengalahkan bahasa seluruh dunia sementara banyak bahasa lama yang sudah wafat atau hampir mati tidak dikenal oleh manusia lagi. Siapakah manusia yang mempunyai kekuatan menjaga suatu BAHASA (bahasa Arab) dapat tetap hidup selama ribuan tahun ini?   

  Renungan para  filosuf

      Kita catat kembali renungan filosufis para filosuf, tentang hikmah rahasia alam semesta, yaitu:

(1) Ontologis – tidak terkalahkan

         Anslemn (1033-1109M) seorang teolog ahli filsafat Italia, membayangkan ada sesuatu yang mempunyai suatu sifat, misalnya besar atau hebat, maka di tempat lain ada sesuatu yang melebihi dia lebih besar atau lebih hebat. Jika ditelusuri terus tidak ada habis-habisnya maka ada sesuatu yang lebih besar atau lebih hebat lagi ini. Tetapi akhirnya ada  sesuatu yang tidak  dapat dikalahkan sama sekali maka yang mengalahkan dan tidak dapat dikalahka itu ialah Tuhan.

(2) Kosmologis asal segala sebab

         Thomas Aquinas (1224-1274M), seorang teolog Katholik dan ahli filsafat mengemukakan  ada Hukum Kausalitas bahwa apa saja yang ada ini pasti ada sebabnya dan ”sebab” ini sendiri merupakan akibat dari sebab sebelumnya (persis mana yang lebih dahulu ayam apakqh telur ayam). Tetapi  akhirya  sampailah kepada sebab pertama yang tidak mempunyai sebab, maka suatu wujud yang tidak ada sebab sebelumnya itulah  yang disebut Tuhan.

(3) Teleologis serba perencanaan yang sangat teliti

          W.R. Mathews menyatakan bahwa melihat keteraturan dan aturan yang sistematis, tertib dan berlangsung dengan sangat tepat dari suatu titik abstrak ke titik-titik berikutnya sebagai proses jalannya lalu lintas alam semesta kehidupan seluruh makhluk yang dapat disebut sebagai Hukum Alam atau Sunnatullah, maka dia yakin  pasti ada Dzat yang merencanakan dan mengawasi jalan Hukum Alam ini, maka Matthews mengenukakan teori bahwa  yang merencanakan dan mengawasinya adalah Tuhan.

          Renungan  para filosuf abad 12-13M  Anslem, Thomas Aquinas dan W.R Mathews  tersebut sudah ditegaskan oleh Al-Quran yang dibawa oleh Rasulullah Saw sekitar tahun  610-632M yaitu bahwa semua itu jawabnya ialah Allah Swt  termaktub di dalam Al-Quran:

i. Ontologis tidak terkalahkan

 “(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat”(S.42 Asy-Syura 11)             

“Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”(S.112 Al-Ikhlash 1-4).

“Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”(S.57 Alhadid3).

            Allah  adalah  suatu wujud yang memiliki banyak sifat yang tidak terkalahkan, yaitu lebih dahulu, lebih akhir, jelas sekali  namun tidak tampak tidak dapat dijangkau melalui panca indra. Ayat-ayat s.21 Al-Ambiya` 22 atau S.6 Al-An’am 103 dapat menambah lagi penjelasan masalah ini.

ii. Kosmologis asal segala sebab

“Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu. (Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia adalah Pemelihara segala sesuatu”(S.6 Al-An’am 101-102).

       Dan Al-Quran S.6 Al-An’am 101, S.79 An-Nazi’at 27-30 dan S.41 Fushshilat 9-11, dapat memperjelas masalah ini lebih lanjut.

iii. Teleologis serba perencanaan yang sangat teliti

“Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Menang lagi Maha Penyayang, Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur”(S.31 As-Sajdah 6-9).

         Di dalam Al-Quran disamping S.32 As-Sajdah 9-11 diatas dapat juga dicari kejelasannya pada S.59 Al-Hasyr 24, S.2 Al-Baqarah 164, S.2 Al-Hajji 5, 15-17, s.3 Ali Imran 190-191 semua mengarah kepada kebenaran sifat-sifat Allah yang Maha Sempurna.

       Dan menjawab semua pertanyaan dalam Bab Tiga di atas ini secara menyeluruh  jawabnya  ialah Allah yang  bersifat serba Maha  bahkan Mutlak Maha dalam 20 sifat wajib dan 99 butir Al-Asmaul Husna, yaitu:

(1) Allah itulah yang menciptakan alam semesta  dari sebuah titik singularitas menjadi 10.000.MM bintang dan palnet.

(2) Allah itu yang membuat suatu  TITIK sebesar gotri speda dari 1000 trilyun derajat C di bawah nol menjadi 1000 trilyun-trilyun derajat C  atau lompatan secesar 1000 Trilyun Trilyun Trilyun derajat C.

(3) Allah itu yang memiliki daya-kekuatan dalam waktu sekejap kilat menubahnya dari 1000 T di bawah nol C menjadi 1000TTT sehingga terjadi ledakan maha dahsyatT=trilyun).

(4) Allah itulah yang memiliki kebesaran  dan tingginya ilmu tehnologi  untuk mengubah dari satu titik sebesar gotri menjadi   10.000 milayar-milyar bintang  dan planet,

(5) Allah adalah yang memiliki ilmu tehnologi dan teori untuk membuat alam semesta dengan  10 dimensi, 4 dimensi alam indrawi dan 6 dimensi non indrawi.

(6) Allah itu ialah arsitek Maha Agung yang dapat  memberi tempat kepada  10.000 milyar-milyar bitang&planet yang  jarak antar galaksi    1.00.000.000. 000 tahun sinar.

 (7) Allah itu adalah Dzat yang memiliki sifat Qudrat Iradat yang  menciptakan umur virus paling kecil sampai umur seluruh galaksi  alam semesta bermilyar-milyar, trilyunan bintang-planet.

(8) Allah adalah Maha Besar manager yang mengatur keselarasan suhu matahari dengan  atmosfer  dan medan magnet bumi yang memberi rasa nyaman hidup kepada manusia dan semua makhluk.

(9)Allah itulah yang Maha Bijaksana  yang mengatur yang menjaga kelestarian, kontinuitas keseimbangan daya yang sangat halus dan teliti antar gravitasi  matahari dan gaya sentrifugal planet-planet serta gerak berputar pada sumbunya masing-masing dalam  struktur tata surya.

(10)Allah itu yang Maha Pengatur,  membuat sistematisasi keseimbangan antar hujan, laut, sungai, samudera, air dengan masing-masing dengan kadar angka tentang sifat, suhu, watak, rasa, warna  air itu tersusun dengan sempurna berdasarkan kebutuhan manusia dan makhluk hidup di bumi, serta  yang membuat  AIR itu hanya ada di planet bumi  serta tidak terdapat pada ke-63 macam planet selain bumi.

(11)Allah itu yang menciptakan dan mengatur tegangan permukaan air atau daya potensinya dapat menaikkan air dan zat makanan tetumbuhan dari bawah tanah naik ke pucuk yang paling tinggi pohon kelapa dan pohon raksasa supaya tidak mati.

(13)Allah itulah yang menjaga agar gerak, goncangan dan gempa bumi dari  magma di bawah tanah terkendali  naik turun ukuran daya jadi meletusnya Gunung-gunung berapi ataukah tidak meletus.

(14)Allah itulah yang menentukan angka-angka perbedaan suhu di khatulistiwa dengan suhu di kutub bumi agar tidak terjadi badai kecepatan  1000 km per/jam, karena tingginya gunung dan  rendahnya lembah demikian tetap setia tunduk patuh  gunung dan lembah di seluruh dunia ini melakukan tugasnya,

(15) Allah adalah yang menetapkan umur seluruh makhluk mulai dari virus paling kecil sampai galaksi Andomeda dan  trilyunan penghuni langit angkasa luar.

(16)Allah itu yang memberi rejeki dari atas dan dari bawah kepada seluruh makhluk di jagad raya ini.

(17)Allah adalah yang memberi nyawa makhluk hidup dan mencabut hak hidup maupun mengambil nyawa seluruh makhluk yang bernyawa.

(18)Allah itulah  yang dapat menyelamatkan manusia dan makhluk lainnya dari bencana di darat dan di laut.

(19) Allah adalah yang memelihara alam semesta yang memberi alat indra kepada makhluk hidup yang membedakan gelap gulita dan terang benderang,

(20)Allah adalah yang menjadi pemilik tahta pemerintah yang terlalu lengkap, jeli, rinci sistematis alam semesta seluruh makhluk, alam semesta  bersama selutuh penghuni alam semesta.

(21)Allah itulah yang menjadi pengayom dan pelindung atas segala sesuatu dan seluruh makhluk ini dari segala yang menyerangnya.

(22)Allah yang serba Maha itulah yang memilih siapa-siapa yang memperoleh anugerah rahmat barokah-Nya  di alam dunia dan di akhirat yang akan datang.

           Sekali lagi  kita kutip pendapat para tokoh Ilmu Fisika yang dicatat oleh Prpf A.Baiquni,MSc,PhD bahwa  hasil penelitian para  fisikawan itu telah menumbuhkan 2 poin pernyataan, yaitu:

(1) Kira-kira 15 atau 18 milyar tahun yang lalu semesta alam, energi, materi, ruang dan waktu semua keluar dari SATU TITIK singularitas  fisis.

(2) Sebelum peristiwa ini terjadi, maka:  (a) Tidak ada energi; (b) Tidak ada materi; (c) Tidak ada ruang;  (d) Tidak ada waktu.

Yang  harus kita tambahkan (oleh Imam Muchlas) bahwa sebelum ada titik (pada teori Big Bang) itu tidak ada  energi, tidak ada materi, tidak ada ruang dan tidak ada waktu, maka yang ada ialah    َلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ (Tidak ada apa-apa kecuali Allah)!!!.   Allah Mutlak Maha, Allahu Akbar.

         Dan jawaban seluruh masalah di atas ialah Dzat yang mempunyai Sifat Wajib 20 dan 99 butir Al-Asmaul Husna yang hanya dimiliki oleh Allah sendiri dan tidak ada tuhan-tuhan di luar agama Islam  yang mempunyai 20 sifat dan 99 nama Allah seperti Rukun Iman dalam Islam  itu. Allahu Akbar, tidak ada Tuhan kecuali Allah.yang Mutlak Maha.

            Secara rinci 99 nama Allah itu  disebut dalam hadis riwayat  Turmudzi no.3428. Dan asas landasan pemikiran orang beriman ialah ialah Al-Quran.

Al-Quran jalan Mutlak

      Sebagaimana tertulis diatas Al-Quran itu satu-satunya kitab suci yang sucibersih dari kekurangan, tidak dapat diragukan lagi seluruhnya masih utuh, tetap, asli, orisinil, mulai dari bunyi tiap huruf kalimat, surat  juznya,   sampai, isi kandungan, makna yang tersurat dan tersirat leterlijk ataupun filosufis seluruhnya masih utuh lengkap tersimpan, terjaga di dalam kitab ’Ulumul Quran,  bunyinya dihafal luar kepala oleh seluruh umat Islam terutama dalam shalat, sejak awal sekali sampai sekarang Insya Allah dan yang akan datang. Bahkan bahasa Arab Al-Quran sampai sekarang masih dapat difaham mengalahkan bahasa seluruh bahasa di dunia sementara banyak bahasa lama yang sudah wafat atau hampir mati tidak dikenal oleh manusia lagi. Dengan meledaknya kemajuan tehnologi elektronika, maka sekarang  Al-Quran  bukan hanya disimpan di dalam buku, tetapi bunyi dan tulisan Al-Quran sudah disimpan dalam bentuk CD-DVD, HP, Aipet, Tablet, Internet sehingga bunyi  dengan lagunya dan tulisan sekaligus dapat disaksikan oleh semua orang dimana saja dan kapanpun juga melalui labtop-komputernya.

         Dengan merenungkan data dan fakta yang menggambarkan angka-angka berbagai macam keadaan alam semesta yang sangat luar biasa terurai di atas jika kita berpikir secara  kritis mesti menjadi  terheran-heran dan taajub kemudian mengingat  jawaban atas  pertanyaan tersebut kita tidak lain kecuali harus mengucapkan puji kepada Allah.

@ Tafsir Al-Qurthubi (15h25)  dalam menganalisa Al-Quran s16a66 mencatat bahwa ayat ini  memperingatkan kepada kita  bahwa jika timbul hal-hal yang menimbulkan rasa taajub maka hendaklah memuji Allah  sebagai Dzat yang Maha Suci mengucapkan puji (Tasbih) ”Subhana Allah”: سبحان الله.

@Tafsir Al-Bahrul Muhith (8h7) mencatat bahwa Allah memerintahkan kepada kita supaya  setiap menyaksikan keajaiban, kejadian atau keanehan yang luar biasa hendaklah .shalat, zikir dan memuji Allah dengan bertasbih.

@Dalam kaitan ini As-Suyuthi dalam tafsirnya Ad-Durrul Mantsur (6h357) mengutip  hadis riwayat Ath-Thabrani melalui Ibnu ‘Abbas bahwa  Rasul Saw memerintahkan kita supaya bertasbih, memuji Allah dengan tahmid dan takbir.

@ Para ulama tafsir Al-Alusi, Ar-Razi, Al-Biqa’i dan Ibnu ’Adil dalam tafsir mereka berkaitan dengan istilah ”Tasbih” mereka mencatat bahwa  istilah سُبْحَانَهُ وتعالى  artinya ialah perintah Allah kepada kita untuk memaha sucikan Allah.

Ucapan  yang diridhoi Allah

             Merenungkan kembali  hasil penelitian pakar IPTEK dan juga  cendekiawan muslim di atas maka tanggapan kita orang yang beriman yang paling diridhoi Allah ialah  membaca Tasbih sebagaimana sabda Rasulullah Saw dalam riwayat  shahih Muslimberikut:

عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَبُّ الْكَلَامِ إِلَى اللَّهِ أَرْبَعٌ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ (رواه مسلم 3985 واحمد 19248)

            “Dari Samurah bin Jundub bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Kalimat yang paling disenangi Allah ada 4, yaitu:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَر

“Maha Suci Allah, Segala puji bagi Allah, Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar maka tidak akan mempersulit kalian dengan lafal yang mana saja dari ke-4 kalimat itu dimulai”(HR Muslim no.3985 dan Ahmad no.19248).

@Tafsir Ar-Razi (12h177) mencatat bahwa istilah Akbar dalam Al-Quran S29a44-45  dengan tidak menyebut tandingannya mengandung makna bahwa Allah itu  Maha  yang satu satunya tidak ada yang Maha kecuali Allah: َاللَّهُ أَكْبَر Allah Mutlak Maha.

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!!!

         Pemerintah Arab Saudi telah membangun dekat Ka’bah jam raksasa diameter sekitar 40 meter, sisi-sisinya dilapisi dengan 98 juta lembar kaca mosaik setiap sisi jam tertulis lafal Arab ”Allah Akbar” dipasang di atas sebuah pencakar langit besar yang memiliki tinggi total ratusan meter,  dilengkapi ribuan lampu yang dapat dilihat dari jarak sekitar 25 kilometer. Seluruh bangunan jam tinggi 251 meter dibangun menelan biaya sebesar 800 juta dolarAS. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!!!

          Allah Swt  menjanjikan  maghfirah yang sangat besar kepada siapa yang mengamalkan shalat Tasbih disebut dalam hadis Nabi Saw bahwa Allah akan memberi ampunan dosa   kita  yang awal, yang akhir, yang lama , yang baru, yang tidak disengaja atau karena sengaja, dosa yang kecil, dosa yang besar, yang dirahasiakan dan  yang tampak jelas, yaitu hadis melalui Ibnu ‘Abbas Hadis diriwayatkan oleh Abu Dawud  no.1105, Ibnu Majah  no.1376, Turmudzi  no.443-444, An-Nasa`i  no.1282, yang dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah, Ath-Thabrani yang dinilai hasan oleh  Imam Al-Albani dan para ulama yang lain.  Shalat ini dinamakan Shalat Tasbih karena di dalamnya  diucapkan  300 kali  lafal:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَر

َاللَّهُ أَكْبَر

 

Internet:https://pondokquranhadis.wordpress.comEmail:pondokilmu7@gmail.com

Internet:http://imammuchlas.blogspot.com,Email:h.imam.muchlas.@gmail.com

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: